PROFESI-UNM.COM – Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) melepas 20 calon wisudawan pada acara ramah tamah menjelang Wisuda Periode Juli 2026 di Latimojong Room Hotel Remcy. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan universitas, sivitas akademika, calon wisudawan, serta orang tua sebelum pelaksanaan wisuda, Senin (13/7).
Dalam laporannya, Dekan FSD UNM, Andi Ihsan, menyampaikan bahwa peserta wisuda periode Juli 2026 terdiri 20 calon wisudawan atas dua lulusan Program Magister Pendidikan Seni dan Desain 18 lulusan Program Sarjana. Rinciannya meliputi delapan lulusan Pendidikan Sendratasik, empat lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV), lima lulusan Pendidikan Seni Rupa, dan satu lulusan Seni Tari.
Ia juga mengungkapkan bahwa capaian akademik lulusan periode ini menunjukkan hasil yang membanggakan. Sebanyak 70 persen lulusan meraih predikat cumlaude, sedangkan 30 persen lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan. Rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,76 dengan rata-rata masa studi empat tahun satu bulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peserta wisuda periode Juli tahun 2026 dari Fakultas Seni dan Desain sebanyak 20 peserta. Dengan persentase predikat cumlaude 70 persen dan sangat memuaskan 30 persen, rata-rata IPK 3,76 serta rata-rata masa studi empat tahun satu bulan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, FSD UNM juga memberikan apresiasi kepada lulusan terbaik. Program Magister diraih oleh Nurhasanah, dari Program Studi Pendidikan Seni dengan IPK 3,87 dan masa studi satu tahun sepuluh bulan. Sementara lulusan terbaik Program Sarjana oleh Meli Agraini. Selain itu, dari Program Studi Pendidikan Sendratasik dengan IPK 3,96 dan masa studi tiga tahun sembilan bulan.
Selain melaporkan capaian lulusan, Ia juga menyampaikan bahwa FSD terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan sarana dan prasarana. Ia menyebut fakultas akan menerima peralatan laboratorium musik baru serta melanjutkan pembangunan kampus sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
“Kita terus melakukan proses-proses perbaikan sehingga kualitas mutu pendidikan akademik kita jauh lebih bagus ke depannya,” katanya.(*)
*Reporter: Muhammad Yusran







