PROFESI-UNM.COM – Tim mahasiswa Program Studi Diploma IV Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM) meraih penghargaan Best Methodology Paper, pada Kamis (21/5). Tim tersebut memenangkan kategori dalam Ajang The 2nd Darussalam Martapura International Conference on Islamic Economic and Finance.
Selaku ketua tim, Nur Inayah Intan Azzohrah menyebut, keikutsertaan mereka bermula untuk memenuhi tugas akhir semester bersama tujuh anggota. Dosen pengampu mata kuliah kemudian mengarahkan para mahasiswa untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tingkat nasional maupun konferensi tingkat internasional.
“Anggota tim, Wiranti Fitriany, Amanda Iqsam Saputri, Dini Adriani Yusuf, Resky Nur Azisah, Aqila Fascha Almira, Nur Zhara Aprilia. Kami memilih pembahasan terkait perpajakan selaras dengan visi prodi kami, yaitu mempersiapkan tenaga profesional di bidang ilmu akuntansi dan perpajakan,” sebutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim mengusung karya ilmiah berjudul “Tata Kelola Pajak Digital Berbasis Nilai Islam: Respons Strategis Indonesia Atas Krisis Pandora Papers”. Inayah menjelaskan, tim merancang riset berdasarkan rasa penasaran mereka terhadap isu atau krisis fiskal skala global.
“Cakupan mengenai perpajakan sangat luas, riset ini kami kerucutkan dengan rasa penasaran tim saya terhadap krisis fiskal global. Kami meneliti solusi nyata melalui implementasi Coretax Administration System dan PMK Nomor 8 Tahun 2026,” jelasnya.
Proses pengerjaan awal dari penentuan konsep hingga judul memakan waktu sekitar dua minggu dengan bimbingan dosen pengampu. Sementara itu, tim menyelesaikan draf final paper dalam waktu dua hingga empat hari.
Inayah berharap pencapaian ini dapat mendorong mahasiswa lain untuk aktif. Kemudian mampu mengikuti berbagai ajang perlombaan demi mengembangkan cara berpikir.
“Untuk teman-teman, bisa ikut ajang perlombaan sekecil apapun cakupannya akan tetapi, sangat berpengaruh, dan berkembang cara berpikir diri kita. Bukan soal kalah dan menang, tapi persoalan sampai mana kita bisa buat pengalaman untuk diri sendiri di bidang tersebut,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ratna Wulandari







