PROFESI-UNM.COM – Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sofyan Basri, mengajak mahasiswa untuk tidak menghindari organisasi meski memiliki citra negatif. Menurutnya, organisasi justru menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan memperbaiki berbagai kekurangan yang ada.
Ia menilai bahwa dalam setiap organisasi pasti terdapat dinamika, termasuk adanya individu yang tidak selalu membawa pengaruh positif. Hal tersebut dianggap sebagai bagian dari proses kehidupan berorganisasi yang tidak bisa dihindari.
“Tidak bisa dipungkiri, setiap organisasi pasti ada saja orang yang tidak berniat baik. Itulah dinamika dalam organisasi,” ujarnya pada saat wawancara, Selasa (10/3) .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan bagi mahasiswa untuk menjauh dari organisasi. Sebaliknya, mahasiswa justru memiliki peran untuk terlibat dan melakukan perubahan dari dalam.
“Itu bukan alasan untuk tidak masuk organisasi. Tugas mahasiswa adalah berdinamika secara kelompok untuk memperbaiki hal-hal negatif yang ada,” jelasnya.
Ia juga mengkritisi sikap sebagian mahasiswa yang hanya memberikan penilaian dari luar tanpa terlibat langsung. Menurutnya, perubahan tidak akan terjadi jika hanya sebatas kritik tanpa aksi nyata.
“Bagaimana caranya memperbaiki kalau tidak masuk? Jangan hanya mengkritik dari luar, tapi tidak berani terlibat,” tegasnya. (*)
*Reporter: Muhammad Yusran







