LK FIKK UNM Angkat Suara Terkait Polemik Legitimasi Pengurus BEM UNM

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di depan gedung DPRD, (Foto: Ist.)

Potret mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di depan gedung DPRD, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Jajaran Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (LK FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) membantah tegas pernyataan Presiden BEM UNM yang menyebut bahwa Akbar Fadli tidak memiliki legitimasi untuk bergabung sebagai pengurus BEM. Pernyataan itu dinilai keliru, tidak berdasar, dan berpotensi menimbulkan perpecahan di internal FIKK, Selasa (6/1).

Perwakilan pengurus himpunan FIKK UNM, Aguswandi, mengatakan bahwa klaim tersebut tidak sesuai dengan realitas kelembagaan.

“Legitimasi seseorang dalam kepengurusan BEM tidak ditentukan oleh pendapat subjektif individu tertentu, termasuk presiden mahasiswa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa legitimasi ditentukan oleh aturan organisasi, mekanisme kelembagaan, serta keputusan forum yang sah.

“Selama syarat administratif dan prosedural dipenuhi sesuai regulasi yang berlaku, maka secara hukum organisasi seseorang memiliki legitimasi penuh,” tambahnya.

Polemik Legitimasi Pengurus BEM UNM

Aguswandi menilai pernyataan Presiden BEM UNM telah menyempitkan makna legitimasi. “Seolah-olah legitimasi hanya berasal dari persetujuan pribadi Presiden BEM. Padahal dalam organisasi mahasiswa yang demokratis, legitimasi bersumber dari aturan dan proses kolektif, bukan dari otoritas tunggal,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  President Director Baru LenterA: Api LenterA Akan Terus Hidup

Ia menegaskan bahwa jika legitimasi ditentukan sepihak, maka BEM berpotensi berubah menjadi organisasi elitis dan eksklusif yang bertentangan dengan nilai demokrasi mahasiswa.

Ia juga menyoroti bahwa pernyataan Presiden BEM UNM dapat bersifat diskriminatif dan tidak adil terhadap Akbar Fadli.

“Menafikan legitimasi tanpa dasar aturan yang jelas itu menciderai semangat inklusivitas. BEM bukan milik pribadi atau kelompok tertentu, tetapi wadah kolektif seluruh mahasiswa,” terangnya.

Lebih lanjut, Aguswandi membantah narasi Presiden BEM UNM yang mengaitkan penarikan diri beberapa pengurus kabinet dengan upaya mendorong Akbar Fadli menduduki posisi strategis.

“Itu pengklaiman sepihak dan sangat keliru. Sampai hari ini, saudara Akbar Fadli justru didukung oleh mayoritas himpunan sejajaran FIKK,” tegasnya.

Baca Juga Berita :  Lantik Pengurus LK UNM, Husain Syam: Organisasi Jembatan Menuju Sukses

Di sisi lain, ia menyatakan bahwa ada justru salah satu mahasiswa FIKK yang diangkat Presiden BEM UNM dan dipertanyakan legitimasinya oleh internal fakultas.

“Yang bersangkutan bahkan dianggap hanya dipilih karena kedekatan emosional, bukan berdasarkan mekanisme kelembagaan yang benar,” tambahnya.

Meskipun demikian, LK FIKK tetap mengakui dan menghormati hak prerogatif Presiden BEM UNM dalam menyusun struktur kabinet. Namun Aguswandi menilai bahwa narasi yang dibangun seolah-olah FIKK menolak Akbar Fadli adalah tidak benar.

“Kami tegaskan, Akbar Fadli sudah mengantongi rekomendasi dari beberapa LK FIKK UNM sesuai aturan yang berlaku di BEM UNM, terutama bagi fakultas yang belum memiliki LK tingkat fakultas. Jadi tidak ada alasan menyatakan bahwa ia tidak memiliki legitimasi,” tutupnya.(*)

*Reporter: Nurul Aenun Mardia

Berita Terkait

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes
[OPINI] Demagogi Universitas
Alumni Bicara PBSI Hadirkan Inspirasi Wirausaha Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra
SpeakArt Fest 2026 Tampilkan Kolaborasi Kreatif Mahasiswa di Phinisi Point Mall
Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja
Pengurus Perempuan HMPS Seni Tari Kelola Kegiatan Hari Tari Dunia
Asia Ramli Soroti Perjalanan dan Tantangan Jurnalistik di Harlah ke-50 LPM Profesi
HIMATIK Gelar Ice Skill-Up 2026, Fokus Kembangkan Skill dan Kebersamaan.
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:43 WITA

[OPINI] Demagogi Universitas

Senin, 11 Mei 2026 - 01:46 WITA

Alumni Bicara PBSI Hadirkan Inspirasi Wirausaha Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:52 WITA

SpeakArt Fest 2026 Tampilkan Kolaborasi Kreatif Mahasiswa di Phinisi Point Mall

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WITA

Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja

Berita Terbaru

Potret Tim Hukum Bisnis pada Ajang Lomba Essay Competition (Foto: Ist.)

Prestasi

Tim Mahasiswa Hukum Bisnis Raih Prestasi Essay Competition

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:57 WITA

Kondisi Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik yang hingga kini Mangkrak dan Tak Terurus, (Foto: Hafid Budiawan)

Fakultas Teknik

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Potret Salah Satu Pementasan Drama, (Foto: Muhammad Yusran)

Kilas Kampus

Mahasiswa JBSI Gelar Pentas Drama Tahunan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:50 WITA