Mentan: Bila Alokasi APBN 20%, Saya Bawa Pertanian Terbang

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 November 2016 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman saat memberi kuliah umum di UNM. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Menara Pinisi (18/11). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman saat memberi kuliah umum di UNM. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Menara Pinisi (18/11). (Foto: Resa Saputra-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman mengatakan bila Negara memberikan 20 % Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Pertanian di Indonesia saya pastikan maju.

Hal ini diucapkan kala hadir di Universitas Negeri Makassar (UNM) memberi kuliah umum. Dengan mengusung tema “Arah Kebijakan Sektor Pertanian Dalam Percepatan Pembangunan Bangsa”. Acara dilangsungkan di Lt. 3 Gedung Teater Menara Pinisi, Jum’at (18/11).

“Selama ini dunia pendidikan kita diberi porsi 20 % dari APBN, Kalau misalnya saja alokasi anggaran di Kementerian Pertanian juga sebesar itu, saya akan bawa terbang pertanian Indonesia,” ucapnya.

Lanjut, Amran mengatakan wajah pertanian Indonesia saat ini sudah lebih maju dibandingkan tahun sebelumnya. Kerjasama dengan petani pun dilakukan secara intensif guna meningkatkan ekspor pertanian Indonesia.

“Untuk sekarang kita surpuls dibeberapa komiditi pangan. Saya juga berusaha menekan impor walaupun dengan anggaran yang bisa dikatakan tidak cukup,” katanya

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Keluhkan Pembelajaran Daring, BEM UNM Lakukan Survei

Lulusan Universitas Hasanuddin ini pun berharap, mahasiswa dapat menciptakan alat dan bibit pertanian yang berdaya saing.

“Kekurangan kita terletak kurangnnya peneliti yang mampu menciptakan bibit unggull, Selama ini kita selalu membeli dari luar. Untuk itu saya minta mahasiswa rajin meneliti demi kepentingan bangsa,” harapnya. (*)


*Reporter: Andi Asoka Ulfa/Editor: Resa Saputra

Berita Terkait

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR
Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM
Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika
Usung Teknologi Tepat Guna, FT Tampilkan Berbagai Karya Inovatif
Inovasi Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis AI, AR, dan Etnomatematika Raih Gold Award
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44 WITA

FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:39 WITA

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:32 WITA

Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM

Berita Terbaru

Sampul E-TABLOID Edisi Mandiri

E-Tabloid

E-TABLOID EDISI MANDIRI 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 18:28 WITA

Potret Momen Dies Natalis ke-65 UNM Menampilkan Kehadiran Civitas Akademika Universitas Negeri Makassar. ( Foto:Dok.Profesi)

Dies Natalies

Ketua Umum IKA Ajak Alumni Jaga Marwah Kampus

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:25 WITA

Potret Plt Rektor UNM saat Melakukan Sambutan di Acara Jalan Santai, (Foto: Musdalifah)

Dies Natalies

Plt Rektor Luncurkan Program UNM Mapaccing pada Dies Natalis ke-65

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:11 WITA

Potret Ahmad Selaku Ketua Panitia Musrum IKA JIA FEB UNM 2026 (Foto:Dok. Profesi)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Satukan Tiga Prodi, IKA JIA FEB Gelar Musyawarah Perdana

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:04 WITA