PROFESI-UNM.COM – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mengukuhkan lulusan berprestasi, pada Rabu (4/2), di Pelataran Menara Pinisi.
Evi Damayanti selaku wisudawan terbaik, menekankan bahwa konsistensi menjadi faktor utama keberhasilannya meraih predikat wisudawan terbaik.
“Cara saya menjaga konsistensi belajar adalah dengan sebelum mulai belajar saya akan membuat satu target,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak akan berhenti belajar sebelum target tersebut tercapai. Terkait metode belajar, wisudawan terbaik ini mengaku menggunakan pendekatan active recall.
“Metode belajar yang sering saya gunakan adalah active recall, jadi saya akan mengulang kembali atau merangkum apa yang sudah saya pelajari sebelumnya,” jelasnya.
Selama menempuh pendidikan di Universitas Negeri Makassar, tantangan terbesar yang ia hadapi terjadi pada fase penyusunan skripsi.
“Tantangan terbesar saya sepertinya ada di fase skripsian,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa cara mengatasi tantangan tersebut adalah dengan kembali mengingat tujuan awal perkuliahan. Selain itu, ia juga meminta masukan serta semangat dari orang-orang terdekat agar tetap termotivasi.
Dalam membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lain, ia menerapkan manajemen waktu yang terencana.
“Cara saya membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lain adalah dengan menetapkan skala prioritas tiap kegiatan,” tuturnya.
Prestasi yang paling berkesan baginya adalah mengikuti Program Kampus Merdeka Angkatan 4 di Universitas Negeri Semarang. Ke depan, ia berencana mencari pekerjaan yang stabil dan berpesan kepada mahasiswa FIKK UNM agar sejak awal perkuliahan menetapkan target yang jelas dan fokus mencapainya. (*)
*Reporter : Arya Dewa







