“Wicis” dan Pembelajaran Inggris Berbasis Teknologi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Beberapa waktu lalu, fenomena bahasa ‘anak Jaksel (Jakarta Selatan)’ sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Beragam kosa kata macam which is, litterally atau basically menjadi kata populer yang banyak dicampuradukan dengan ‘Bahasa Ibu’, bahasa Indonesia.

Terlepas dari polemik fenomena ini dengan segala kaidah kebahasaan dan budaya pop-nya, kefasihan bahasa Inggris kini memegang peran penting dalam membuka pintu ke dunia baru dan cara kerja yang berbeda.

Bahasa Inggris telah menjadi bahasa global, penghubung, bahasa dari ilmu modern dan informasi. Singkatnya, bahasa Inggris menjadi ‘paspor’ bagi setiap orang dalam dunia global yang penuh kompetisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembelajaran bahasa berbasis teknologi
Saat ini, mempelajari Bahasa Inggris menjadi lebih mudah dengan perkembangan platform digital. Teknologi ponsel dengan kecerdasan buatan (AI) kini menawarkan kesempatan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Literasi bahasa dan literasi digital menjadi perpaduan apik untuk meningkatkan kompetensi global.

Konten yang dipersonalisasi juga menjadi kunci dari teknologi pembelajaran digital. Sistem adaptif berdasarkan pada big data dan kecerdasan buatan sekarang berada dalam genggaman. Pembelajaran bahasa Inggris kini dapat dipersonalisasi tepat sesuai kebutuhan dan jadwal masing-masing pengguna.

Baca Juga Berita :  GDGoC UNM Bersama Dua Kampus Gelar Program Juara GCP

“Salah satu keuntungan dari pembelajaran digital adalah fleksibilitas yang memungkinkan pengguna menyesuaikan dengan jadwal pribadi sehingga menghasilkan generasi yang mampu mengintegrasikan pembelajaran dalam gaya hidup personalnya,” jelas Artnandia Priaji Indonesia Chief Representative Officer for Nexgen English online.Co. kepada Kompas.com.

Penggunaan kecerdasan buatan dalam belajar
Peluang pembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi menjadi topik yang ditampilkan saat peluncuran Neo, platform sistem pembelajaran bahasa Inggris yang dibuat Nexgen English Online.Co., perusahaan asal California, Amerika Serikat (3/10/2018).

Nexgen English Online.co. mendapatkan lisensi eksklusif distribusi konten pembelajaran bahasa inggris dari DynEd International, perusahaan terkemuka di bidang perangkat lunak yang sudah berdiri sejak 32 tahun dengan total 25 juta pengguna di seluruh dunia.

Kecerdasan buatan (AI) dalam aplikasi Neo secara berkala akan menganalisa perilaku dan data pengguna untuk kemudian memberikan konten yang secara otomatis beradaptasi seiring dengan kemajuan pengguna.

Baca Juga Berita :  Peran Guru dalam Era Pembelajaran Berbasis Teknologi

Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan fitur pengenal suara canggih (Advanced Speech Recogition) yang melatih untuk mengoreksi pengucapan tiap kata sampai akhirnya mahir berbahasa Inggris.

Memasuki era industri 4.0
Global CEO Nexgen English Online Co. and Dyned International, Ian Stuart Adam menjelaskan, “Pada akhirnya era industri akan mempengaruhi setiap orang agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Globalisasi dan era industri 4.0 telah menciptakan kesempatan serta tantangan baru.”

Kini individu yang memiliki kompetensi dapat bersaing secara global, tambahnya. Itu sebabnya, Neo pada akhir pembelajaran akan memberikan sertifikasi setara dengan tes kefasihan bahasa Inggris global lain seperti IELTS, TOEFL dan TOEIC.

“Kami berharap melalui terobosan ini, masyarakat dapat mendapatkan pembelajaran berbasis teknologi yang efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris serta membuka lebih banyak kesempatan di luar sana,” tutup Artnandia. (Sumber: Kompas.com)

*Nurul Atika

Berita Terkait

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR
Inovasi Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis AI, AR, dan Etnomatematika Raih Gold Award
Tempuh 14 Jam Perjalanan, Perjuangan Ulil Abshar Berbuah Juara 1 Duta Kampus FSD 2026
FBS Buka Pendaftaran Peserta Sosialisasi Beasiswa Unggulan Indonesia Timur 2026
Tingkatkan Kualifikasi Doktor, FBS Resmi Buka Beasiswa BPDDI 2026
UNM Tetapkan Mekanisme Peninjauan Ulang UKT 2026/2027
UNM Buka Pengajuan Peninjauan UKT Semester Ganjil TA 2026/2027
Penyesuaian Pola Kerja Diterapkan, Perkuliahan Mahasiswa Ikut Disesuaikan
Berita ini 64 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:39 WITA

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:02 WITA

Inovasi Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis AI, AR, dan Etnomatematika Raih Gold Award

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:26 WITA

Tempuh 14 Jam Perjalanan, Perjuangan Ulil Abshar Berbuah Juara 1 Duta Kampus FSD 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:17 WITA

FBS Buka Pendaftaran Peserta Sosialisasi Beasiswa Unggulan Indonesia Timur 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:07 WITA

Tingkatkan Kualifikasi Doktor, FBS Resmi Buka Beasiswa BPDDI 2026

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA