Travelling Ala Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 April 2016 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awal tahun 2000-an telah berkembang gaya traveling di kalangan muda untuk menghemat biaya, mereka menyebutnya dengan istilah backpacking. (Foto: Int)
Awal tahun 2000-an telah berkembang gaya traveling di kalangan muda untuk menghemat biaya, mereka menyebutnya dengan istilah backpacking. (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Setiap orang mendambakan untuk bisa mengunjungi berbagai tempat wisata menarik di dunia. Namun, kebiasaan jalan-jalan alias travelling sejak dulu dianggap hal yang mewah, hanya orang-orang kaya yang biasa melakukannya. Seiring waktu, kini hampir setiap orang bisa mendatangi tempat-tempat yang mereka inginkan.

Keterbatasan dana bukan lagi menjadi persoalan utama. Awal tahun 2000-an telah berkembang gaya traveling di kalangan muda untuk menghemat biaya, mereka menyebutnya dengan istilah backpacking. Jika biasanya seluruh persiapan perjalanan memakai jasa tour agent, maka seorang backpacker melakukannya secara mandiri dengan mencari tarif transportasi dan penginapan yang termurah. Alhasil, kenyamanan tidak lagi menjadi hal yang utama.

Keberadaan maskapai lowcost bahkan membuat biaya ke luar negeri terkadang lebih murah dibandingkan perjalanan dalam negeri. Tidak heran, semakin banyak orang yang melakukan perjalanan kebeberapa negara dengan modal tidak sampai Rp 2 juta.

Saat inipun, kegiatan travelling malah didominasi kalangan mahasiswa. Tujuannya bermacam-macam, ada yang melakukan travelling semata-mata untuk liburan, dan tidak sedikit juga yang bepergian untuk mengenal lebih jauh tempat yang mereka kunjungi. Pada akhirnya, travelling menjadi gaya hidup bahkan suatu kebutuhan.

Traveling ala backpacker ini juga mulai merambah kalangan mahasiswa UNM. Beberapa dari mereka bahkan telah mengunjungi beberapa negara dengan biaya minim. Salah satunya Fajrianto Jalil, mahasiswa Prodi Administrasi Negara ini pernah menyusuri lima negara di Asia Tenggara hingga ke negeri tirai bambu, Cina melalui jalur darat.

Saat ditanya mengenai jumlah uang yang ia habiskan, Fajri sapaan akrabnya mengaku hanya menghabiskan budget Rp 7,5 juta. Jumlah tersebut sudah temasuk biaya transportasi (pesawat, bus dan kereta api), penginapan dan makanan selama 3 bulan.

Baca Juga Berita :  Hari Ini, Batas Pendaftaran Beasiswa SPP Gratis Dari Pemprov

“Saya memanfaatkan waktu promo untuk mendapatkan harga tiket yang murah, contohnya tiket ke Singapura dari Indonesia hanya Rp 170 ribu,” ungkap Fajri yang berencana ke Nepal dan India akhir tahun ini.

Hal yang memotivasi Fajri untuk travelling adalah keinginannya untuk mempelajari budaya dan kebiasaan masyarakat di luar Indonesia. Selain itu, menurutnya travelling membuat pikiran lebih terbuka dan memiliki sudut pandang yang lebih luas. Meski untuk mewujudkan hal itu ia harus bekerja sebagai pelayan sambil kuliah untuk mengumpulkan uang. (*)


*Reporter: Mentari Jati Pratiwi

Tulisan ini terbit di Tabloid Profesi Edisi 202 bulan April 2016

Berita Terkait

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Penatnya Dunia Kampus, Healing ke Gunung Pilihan Mahasiswa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:30 WITA

Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:20 WITA

Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:41 WITA

Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Poster Seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat FBS Tahun 2026, (Foto: Int.)

Tak Berkategori

FBS Membuka Seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Fakultas Tahun 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:18 WITA

Potret Foto Bersama Pelantikan MPA Trisula, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Resmi Dilantik, BPH MPA Trisula FIS-H Siap Lanjutkan Estafet Kepemimpinan

Jumat, 13 Mar 2026 - 23:48 WITA

Surat Pengumuman Perpanjangan Seleksi Anggota PPKS, (Foto: Ist)

UNM

Pendaftaran Satgas PPKS Diperpanjang

Jumat, 13 Mar 2026 - 23:26 WITA