Tips Mengatasi Terjadinya Microsleep

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang mengalami microsleep, (Foto: Ai)

Ilustrasi seseorang mengalami microsleep, (Foto: Ai)

PROFESI-UNM.COM – Microsleep atau tidur singkat yang terjadi selama beberapa detik tanpa disadari sering dialami oleh mahasiswa yang kurang tidur. Kondisi ini biasanya muncul ketika seseorang terlalu lelah, kurang istirahat, atau melakukan aktivitas monoton seperti membaca, berkendara, atau menatap layar dalam waktu lama.

Microsleep bisa menjadi tanda bahwa tubuh dan otak sudah tidak mampu menahan rasa kantuk. Kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya fokus sejenak, menurunkan produktivitas, dan berisiko tinggi saat mengemudi atau beraktivitas penting lainnya.

Untuk mengatasi microsleep, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki pola tidur. Tidur yang cukup menjadi kunci utama agar tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang ideal.

Kedua, mengatur ulang jadwal aktivitas harian. Hindari bekerja atau belajar hingga larut malam secara terus-menerus, dan berikan jeda istirahat di sela kegiatan.

Ketiga, mengurangi konsumsi kafein dan paparan gawai menjelang tidur. Kafein bisa membuat otak tetap terjaga meski tubuh sudah lelah, sementara cahaya biru dari layar gawai dapat menekan hormon melatonin yang membantu proses tidur.

Baca Juga Berita :  Pameran Fotografi Mahasiswa TP FIP UNM Ajak Publik Menyaksikan Realitas yang Terlupakan

Terakhir, memperhatikan asupan makanan dan cairan tubuh. Konsumsi makanan bergizi dan minum air putih yang cukup dapat membantu menjaga energi serta mencegah rasa kantuk berlebihan akibat dehidrasi atau kekurangan nutrisi.

Jika microsleep tetap sering terjadi meski sudah menerapkan pola hidup sehat, sebaiknya konsultasikan ke tenaga medis. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea yang memerlukan penanganan khusus. (*)

*Reporter: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh

Berita Terkait

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester
Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri
Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara
Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi
Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha
Pengaruh Musik terhadap Suasana Hati di Kalangan Remaja
Malam Hari Jadi Waktu Favorit Mahasiswa Menyelesaikan Tugas
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:35 WITA

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Juni 2026 - 23:27 WITA

Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WITA

Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA