PROFESI-UNM.COM – Memasuki musim hujan, masalah pakaian sulit kering dan berbau apek menjadi keluhan banyak orang. Kondisi udara yang lembap membuat proses pengeringan lebih lama sehingga membuka peluang berkembangnya bakteri dan jamur pada serat kain. Untuk mengatasinya, berikut lima tips paling penting yang bisa diterapkan agar pakaian tetap segar meski cuaca tidak bersahabat.
Langkah pertama, maksimalkan Perasan. Pastikan pakaian keluar dari mesin cuci dalam kondisi paling kering. Mode spin maksimal membantu mengurangi kadar air sehingga pakaian lebih cepat kering dan tidak lembap terlalu lama.
Kedua, jemur di area dengan sirkulasi udara terbaik. Jika matahari tidak muncul, angin tetap menjadi kunci utama. Pilih tempat yang terbuka atau memiliki ventilasi baik seperti teras, balkon, atau dekat jendela agar udara mengalir dan mempercepat pengeringan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiga, gunakan Kipas Angin saat Cuaca Ekstrem Lembap. Untuk yang tinggal di kos atau ruangan sempit, kipas angin efektif membantu menghilangkan lembap. Arahkan ke pakaian agar sirkulasi udara bergerak dan jamur tidak mudah tumbuh.
Keempat, tambahkan cuka putih atau baking soda Saat mencuci. Kedua bahan ini mampu menghilangkan bakteri penyebab bau. Cuka bekerja sebagai disinfektan alami, sedangkan baking soda menetralkan aroma tak sedap. Cukup satu sendok makan atau satu tutup botol kecil yang pastikan Pakaian Benar-benar Kering Sebelum Disimpan
Ini langkah paling penting. Pakaian tersimpan dalam keadaan sedikit lembap saja sudah cukup menimbulkan bau apek. Jadi perlu, anginkan kembali sebentar sebelum dilipat.(*)
*Reporter: Nurul Aenun Mardia







