Tips Melatih Berpikir Kritis Di Kelas untuk Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 22:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi mahasiswa sedang menyampaikan kritis dalam sebuah forum, (Foto : AI)

Gambar ilustrasi mahasiswa sedang menyampaikan kritis dalam sebuah forum, (Foto : AI)

 

 

PROFESI-UNM.COM – Berpikir kritis adalah keterampilan esensial yang tidak hanya berguna di bangku kuliah, tetapi juga di kehidupan profesional dan personal. Di kelas, kamu memiliki kesempatan emas untuk mengasah kemampuan ini. Bagi kamu yang masih sulit unuk beroikir kritis, LPM Profesi telah merangkum beberapa tips untuk mulai berpikir kritis:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Memulai dengan pertanyaan dasar adalah langkah pertama yang kuat. Jangan pernah ragu untuk bertanya “mengapa” atau “bagaimana” terhadap penyampaian materi dari dosen atau yang sedang kamu baca di buku.

 

Selanjutnya, jangan puas dengan satu sumber informasi saja. Biasakan diri untuk mencari dan membandingkan berbagai perspektif tentang suatu topik. Apakah ada data yang mendukung argumen lain? Adakah bias tersembunyi dalam presentasi informasi tersebut? versifikasi sumber akan membantu kamu membentuk pemahaman yang lebih komprehensif.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FE UNM Ikuti Lomba Debat Management Days 2017 Universitas Mulawarman.

 

Kemudian, Aktiflah dalam diskusi kelas. Ini adalah platform yang sangat baik untuk menguji ide-ide kamu dan mendengarkan pandangan orang lain. Beranikan diri untuk mengemukakan pertanyaan, menyanggah (dengan sopan dan berbasis bukti), atau bahkan sekadar mengutarakan keraguan. Interaksi semacam ini akan memperluas cakrawala pemikiran kamu.

 

Setelah itu, Perhatikan struktur argumen yang disampaikan. Apakah logis? Apakah premis-premisnya kuat dan didukung bukti yang valid? Identifikasi apakah ada kekeliruan logika atau generalisasi yang terlalu dini. Kemampuan ini akan membantu kamu tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang kurang tepat.

 

Belajar untuk melihat gambaran besar sambil tetap memperhatikan detail. Berpikir kritis mengharuskan kamu memahami konteks suatu masalah, namun juga mampu menganalisis komponen-komponen kecil yang membentuknya. Keterkaitan antara detail dan konteks sering kali mengungkap pemahaman baru.

Baca Juga Berita :  Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus

 

Latih diri untuk bersikap skeptis secara konstruktif. Ini bukan berarti menolak segala sesuatu, melainkan mempertanyakan asumsi dasar dan mencari bukti pendukung sebelum menerima suatu klaim. Sikap ini mendorong kamu untuk menggali lebih dalam dan tidak mudah percaya begitu saja pada permukaan informasi.

 

Tahap terkahir yang harus kamu lakukan adalah refleksikan secara berkala proses belajar kamu. Apa yang kamj pelajari? Bagaimana cara kamu sampai pada kesimpulan tertentu? Apakah ada alternatif pemikiran yang terlewat? Hal ini dikarenakan refleksi diri adalah kunci untuk perbaikan berkelanjutan dalam kemampuan berpikir kritis kamu. (*)

 

*Reporter : Florencya Alnisa Christin

Berita Terkait

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus
Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum
Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS
Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital
AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia
Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat di Era Digital
Tips Menjaga Kebersihan Kamar bagi Mahasiswa
Teknik Time Blocking Dalam Mengatur Tugas dan Persiapan Ujian
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WITA

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:46 WITA

Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30 WITA

Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:51 WITA

AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA