Tingkatkan Resiliensi Pelopor Anak, Tim PKM-PM UNM Lakukan Pengabdian Masyarakat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Tim Pelaksana PKM-PM dan FAHASTA, (Foto: Ist.)
Foto bersama Tim Pelaksana PKM-PM dan FAHASTA, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan pengabdian untuk meningkatkan resiliensi pelopor-pelapor anak melalui Forum Anak Hasanuddin Tamalla’jua (FAHASTA). Pengabdian ini dilakukan di Kabupaten Gowa mulai 19 Mei – 9 Juli 2024.

Ketua Pelaksana Program, Annisa Nurul menuturkan kegiatan yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap, mulai dari pengukuran awal pelaksanaan berdasarkan topik, dan pengukuran akhir.

“Kegiatan ini kami laksanakan bersama tim yang terdiri atas beberapa kegiatan seperti pengukuran awal, pelaksanaan topik 1, topik 2, topik 3, dan pengukuran akhir yang diikuti oleh 20 orang remaja yang tergabung di Forum Anak Hasanuddin Tamalla’jua, Kabupaten Gowa”, tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengukuran awal digunakan untuk mengukur tingkat resiliensi remaja yang tergabung di Forum Anak sebelum melaksanakan kegiatan.

Kemudian pengukur akhir dilaksanakan untuk mengukur tingkat resiliensi setelah dilakukan pengabdian.

Adapun 4 topik yang dibawakan, diantaranya, Topik 1: “All About Me”, terdiri atas 4 aktivitas yaitu “How I See Myself”, “Tentang Aku”, “Like & Dislike”, dan “Aksiku”.

Baca Juga Berita :  Hijaukan Bumi, Maekpa FE UNM Bagi Bibit Pohon

Keempat aktivitas ini bertujuan agar mereka mampu mengenali diri sendiri.

“Jadi ini untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, pentingnya bersikap baik dan penuh perhatian terhadap diri sendiri, serta yakin terhadap kemampuan yang dimiliki dalam menghadapi tantangan dengan cara yang positif melalui pelatihan asertif,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan dengan topik kedua, yaitu “Love Your Self” yang terbagi atas 3 aktivitas yaitu “Build Your Power”, “I-Care”, serta “Face To Face”.

Topik kedua ini bertujuan agar mereka mampu menyayangi diri sendiri dengan melatih kemampuannya untuk mengungkapkan masalah secara terbuka.

“Topik kedua ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan aktivitas-aktivitas positif dalam merawat diri baik itu dalam aspek fisik, emosional, spiritual, dan pikiran, dalam topik dua ini juga memiliki tujuan agar mampu memberi apresiasi kepada diri sendiri dan lingkungannya,” ungkapnya.

Lanjut pada topik ketiga, yaitu “Aku dan Sekitarku”, yang memiliki 5 aktivitas yaitu “Batasanku”, “Emotion Card”, “Movie Time”, “Kartu Interaksi”, serta “Ular Tangga”.

Aktivitas-aktivitas tersebut bertujuan untuk melatih kemampuan dalam mengenali kemampuan identifikasi masalah.

Baca Juga Berita :  Tahap Indoor Diklatsar XXIII UKM Olahraga UNM Resmi Dimulai

“Jadi topik ini bertujuan untuk melatih kemampuan pada dirinya dan orang lain dengan melatih kemampuan asertif dan empati melalui studi kasus yang diberikan,” ungkapnya.

Kemudian pada topik keempat, yaitu “How Do You Tell?”, topik ini terbagi atas 3 aktivitas yaitu “Ayo Bercerita!”, “Monopoli Talk & Action”, dan “Appreciation Tree”.

Tiga aktivitas pada topik ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam menghargai diri sendiri.

“Jadi, topik keempat ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi dirinya, serta kemampuan mereka dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada orang sekitarnya ketika berada di situasi sulit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Annisa mengatakan bahwa program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebanyak 17 kali pertemuan.

Ia menuturkan bahwa kegiatan ini dilakukakan dengan pelatihan pada Forum Anak untuk menjadi fasilitator agar program dapat terlaksana dengan lancar.

“Pada kegiatan ini remaja yang telah diberikan pelatihan untuk menjadi fasilitator agar bisa melanjutkan program yang telah dibentuk oleh tim pelaksana,” tuturnya. (*)

*Reporter: Sunan Jaya

Berita Terkait

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
UNM Kukuhkan Enam Guru Besar dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:17 WITA

Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA