Peserta Kemah Budaya Nasional UNM Jelajahi Budaya Ammatoa Kajang

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 1 Oktober 2023 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daerah Kajang Dalam sebagai Salah Satu Tempat Kunjungan Peserta Kemah Festival Budaya Nasional UNM (Foto : Evi Afriani)
Daerah Kajang Dalam sebagai Salah Satu Tempat Kunjungan Peserta Kemah Festival Budaya Nasional UNM (Foto : Evi Afriani)

PROFESI-UNM.COM – Festival Budaya Nasional Universitas Negeri Makassar (UNM) rangkaikan kunjungan budaya Ammatoa Kajang untuk peserta Kemah Budaya. Kegiatan ini berlangsung di daerah Kajang Dalam, Bulukumba pada Rabu (27/9).

Peserta kemah budaya yang berasal dari berbagai daerah sangat antusias mengunjungi kawasan budaya Kajang. Hal ini karena budaya Kajang sangat terkenal unik dan kental dengan adat istiadatnya.

“Menarik, karena kita akhirnya punya pengalaman menjumpai suku Kajang yang sangat beda dan kental dengan adat istiadat yang ada di dalamnya,” kata Ibnu Mujahid Harahap yang merupakan peserta asal Universitas Malikussaleh.

Budaya Kajang yang dipimpin oleh Ammatoa sebagai julukan kepala suku juga menarik di mata peserta asal Cirebon. Thariq Kemal Al Lutfani mahasiswa STKIP IKMI Cirebon mengaku sangat takjub melihat karisma kepala suku Kajang.

“Pertama kali melihat Ammatoa, dia gagah sekali karismatik gitu, tegas juga apalagi kalau bicara itu penuh penekanan,” katanya.

Selain itu, Thariq juga memandang masyarakat Kajang Dalam sangat luar biasa. Mereka mampu hidup dengan bahagia tanpa teknologi.

“Suku Kajang itu benar-benar itu sukunya beda, di kawasan Ammatoa sukunya tanpa teknologi dan mereka bisa hidup bahagia gitu tanpa teknologi. Sangat beda dengan kita masyarakat jaman now yang mungkin bisa dikatakan mati tanpa teknologi,” ucapnya.

Baca Juga Berita :  Agenda Bertabrakan, BEM UNM Lebih Pilih Kegiatan Ketimbang Aksi

Lebih lanjut, peserta lain asal Banten Anwar mengatakan dalam Kemah Budaya juga berharap mampu mengimplementasikan pengetahuan dari kunjungan ini untuk diterapkan dalam implementasi ide-ide penugasan kuliah.

“Kan saya ini dari jurusan seni, saya berharap dari kunjungan ini ke depannya mampu memberikan saya inspirasi baik untuk tema penggarapan teater atau ide penugasan lainnya,” lanjutnya. (*)

*Reporter: Evi Afriani / Editor: Iyasnur Eynil

Berita Terkait

Dari Desa Dolar ke Desa Krisis, Fesmed AJI Jadi Panggung Suara Perlawanan Warga Torobulu
Hadiah Pemenang Lomba Fesbudnas BEM UNM Telah Cair
41 Universitas di Indonesia Ramaikan Kemah Festival Budaya
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 20:47 WITA

Dari Desa Dolar ke Desa Krisis, Fesmed AJI Jadi Panggung Suara Perlawanan Warga Torobulu

Jumat, 27 Oktober 2023 - 13:58 WITA

Hadiah Pemenang Lomba Fesbudnas BEM UNM Telah Cair

Minggu, 1 Oktober 2023 - 16:50 WITA

Peserta Kemah Budaya Nasional UNM Jelajahi Budaya Ammatoa Kajang

Minggu, 1 Oktober 2023 - 16:34 WITA

41 Universitas di Indonesia Ramaikan Kemah Festival Budaya

Berita Terbaru

Pamflet Pendaftaran Sayembara Karya 2025, (Foto:Ist)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Genesis 25 FBS Buka Sayembara Karya Jelang Inaugurasi Angkatan

Minggu, 12 Jul 2026 - 23:14 WITA

Pamflet Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026 Gelombang 2 FBS UNM, (Foto:Int)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Kouta Terbatas! Fakultas Bahasa dan Sastra Buka Seleksi Jalur Mandiri Gelombang Dua

Minggu, 12 Jul 2026 - 22:52 WITA

Potret Egi Andisar Juara 1 di Lomba 3 Minute Speech Contest, (Foto: Ist)

Fakultas Teknik

Mahasiswa FT Raih Juara 1 di Lomba 3 Minute Speech Contest

Sabtu, 11 Jul 2026 - 23:25 WITA

Gambar Peringatan Hari Koperasi Indonesia 2026, (Foto: Int.)

Berita Wiki

Hari Koperasi Indonesia dan Peran Mahasiswa

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:31 WITA