Mahasiswa UNM Siap Laksanakan KKN di Tengah Covid-19

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 11 September 2020 - 02:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Di tengah pandemi Covid-19, Universitas Negeri Makassar (UNM) akan menerapkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Domisili dan KKN Berkarya. KKN Domisili dan KKN Berkarya merupakan alternatif pelaksanaan KKN selama masa pandemi Covid-19 bagi mahasiswa semester VII, Jumat, (11/9).

Berbeda dengan pelaksanaan KKN sebelumnya, di mana mahasiswa dapat terjun langsung mengabdi ke desa-desa diberbagai wilayah. Namun, pelaksanaan KKN di semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 mahasiswa UNM akan melaksanakan KKN di domisili wilayahnya masing-masing.

Salah satu mahasiswa UNM yang ikut memprogramkan KKN Domisili yaitu Andi Umrah mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Soppeng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi Umrah menyetujui dengan dihadirkannya program KKN domisili tersebut. Menurutnya, KKN domisili sangat cocok diterapkan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, para peserta KKN akan dapat membantu masyarakat setempat di domisilinya dalam menyelesaikan masalah yang ada.

“Saya setuju saja karena saya yakin keputusan ini telah dipilih dengan berbagai pertimbangan oleh pihak Universitas. Saya yakin yang menjadi pertimbangan besarnya adalah masalah pandemi yang tak kunjung berakhir khususnya di Indonesia yang sudah pasti menjadi keresahan tersebesar masyarakat juga, sedangkan KKN adalah objek utamanya yaitu masyarakat, tentu saya rasa format KKN yang seperti ini bisa dikatakan cocok untuk diterapkan,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Tahun Ini UNM akan Terima 7.000 Mahasiswa Baru

Lanjut, mahasiswa PBSI ini juga menuturkan, tidak memiliki pembanding dalam menilai keefektifan format KKN domisili karena hal tersebut pertama kalinya diterapkan pada tahun ini. Namun, Ia merasa bahwa para peserta yang akan melakukan KKN domisili akan cepat beradaptasi terhadap lokasi serta masyarakat setempat karena program tersebut dilakukan di domisilinya.

“Perihal efektif tidaknya, saya tidak punya pembanding apakah ini bisa dikatakan efektif dari pada KKN yang diterapkan pada angkatan-angkatan sebelumnya karena KKN yang sekarang untuk pertama kalinya kita rasakan dan terapkan. Tapi saya rasa karena teman-teman yang akan ber-KKN berada di domisilinya sendiri, tentu mengenai penguasaan lokasi dan psikologi masyarakatnya tidak lagi menjadi masalah. Seharunya ini bisa dilakukan dengan baik agar bisa efisien dengan kondisi saat ini,” ucapnya.

Berbeda dengan jenis format KKN Domisili, mahasiswa UNM semester VII juga akan memprogramkan KKN Berkarya. KKN Berkarya dapat dilaksanakan di daerah domisili selama 2 bulan, tetapi peserta KKN diwajibkan untuk menciptakan sebuah produk atau karya atau menghasilkan suatu pengembangan berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga Berita :  Kaleidoskop di UNM Sepanjang Tahun 2017

Sementara itu, Nurlina Amiruddin yang merupakan mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) yang memprogramkan KKN berkarya di wilayah Makassar mengatakan, Pelaksanaan KKN berkarya sangat tepat, karena adanya tuntutan untuk dapat menghasilkan sebuah karya selama pelaksanaan KKN, hal tersebut dapat memicu peningkatan kreativitas para mahasiswa.

“Sebenarnya KKN berkarya ini sangat baik untuk memicu jiwa kreatifitas mahasiswa tapi kekurangannya adalah KKN berkarya saya dengar-dengar tidak bisa dipadukan dengan PPL,” ungkapnya.

Lanjut, Ia menambahkan bahwa mahasiswa yang akan melaksanakan KKN berkarya memerlukan waktu untuk dapat beradaptasi dengan format yang baru. “Saya rasa ini adalah bentuk KKN yang baru dan perlu waktu untuk beradaptasi dengan keadaan yang baru. Ukuran efektifitasya bisa dikatakan efektif atau tidak apabila kita sudah melaui hal tersebut,” tambahnya. (*)

*Reporter: Ema Humaera

Berita Terkait

UNM Umumkan Jadwal Pembekalan dan Pelepasan KKN
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Penilaian KKN UNM Kini Terintegrasi SAKU
KKN Internasional UNM di Malaysia, Mahasiswa Ajarkan Anak Indonesia di Sekolah Setempat
Mahasiswa KKN UNM Angkatan XXXI Pangkep Tanamkan Nilai Moral di Era Digital
Tim KKN UNM Gelar Seminar Pemberdayaan Masyarakat di Desa Balusu
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:39 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pembekalan dan Pelepasan KKN

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:27 WITA

Penilaian KKN UNM Kini Terintegrasi SAKU

Jumat, 31 Oktober 2025 - 22:13 WITA

KKN Internasional UNM di Malaysia, Mahasiswa Ajarkan Anak Indonesia di Sekolah Setempat

Berita Terbaru

Potret Reztu Dwi Sakti M, wisudawan terbaik FBS periode April 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Wisudawan Terbaik FBS Raih IPK 3,99, Tekankan Disiplin dan Konsistensi Selama Kuliah

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:42 WITA

Potret Plt Bem Nur Intan Maharani Ilyas, (Foto: Muhammad Syarief).

Badan Eksekutif Mahasiswa

Plt Bem Tolak Keterlibatan Aparat TNI dalam Keamanan Kampus

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:40 WITA

Potret Plt Rektor Saat Memberikan Sambutan pada Ramah Tamah FMIPA, (Foto: Andi Mappasoko RD)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Farida Patittingi Ajak Alumni FMIPA Perkuat Karakter

Kamis, 16 Apr 2026 - 23:38 WITA