PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM), Afrisal Arifin, berhasil menorehkan prestasi akademik dengan menerbitkan artikel ilmiah di jurnal bereputasi Sinta 2. Artikel berjudul “Students Understanding of Network Virtualization in Computer Network Courses at Universitas Negeri Makassar” tersebut resmi dipublikasikan pada Selasa, (28/10).
Dalam wawancaranya, Afrisal menjelaskan bahwa artikel tersebut membahas pemahaman mahasiswa terhadap konsep virtualisasi jaringan komputer menggunakan pendekatan survei kuantitatif.
“Artikel ini membahas tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep network virtualization pada mata kuliah Jaringan Komputer. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif terhadap mahasiswa yang telah menggunakan Cisco Packet Tracer,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memilih topik itu karena banyak mahasiswa hanya memahami jaringan komputer secara teori tanpa pengalaman praktik.
“Saya memilih topik ini karena banyak mahasiswa masih memahami jaringan komputer secara teoritis tanpa pengalaman praktis, padahal virtualisasi jaringan kini sangat dibutuhkan di industri digital,” tuturnya.
Selain itu, Afrisal menambahkan bahwa keterbatasan fasilitas laboratorium di kampus menjadi salah satu pendorong untuk mencari solusi berbasis simulasi.
“Keterbatasan fasilitas laboratorium juga mendorong saya mengeksplorasi solusi simulasi seperti Cisco Packet Tracer agar pembelajaran tetap efektif,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa proses penerbitan artikelnya membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup panjang sebelum akhirnya berhasil masuk jurnal bereputasi.
“Prosesnya cukup panjang, mulai dari penyusunan ide, pengumpulan data, analisis, hingga penyesuaian format jurnal Edukasia dan proses peer-review ketat. “Setelah beberapa kali revisi, artikel akhirnya terbit lewat jurnal Sinta 2,” jelas Afrisal.
Ia pun menyampaikan harapannya agar hasil penelitiannya dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.
“Saya berharap penelitian ini menjadi referensi untuk mengembangkan pembelajaran jaringan komputer berbasis simulasi dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan teknologi di perguruan tinggi yang menghadapi keterbatasan fasilitas pratikum,” harapnya. (*)
*Reporter: Muh. Zaki Mubarak Ihwan







