Love and Dating Jadi Tema BKP Mahasiswa Psikologi UNM

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024 - 01:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama mahasiswa BKP Psikologi dengan Peserta didik, (Foto: Ist.)

Foto bersama mahasiswa BKP Psikologi dengan Peserta didik, (Foto: Ist.)

 

Mahasiswa BKP Psikologi bersama peserta didik
Foto bersama mahasiswa BKP Psikologi dengan Peserta didik, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa BKP (Bentuk Kegiatan Pembelajaran) Proyek Kemanusiaan Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan teman Love and Dating.

Kegiatan tersebut terlaksana di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan & Anak atau UPTD PPA melakukan Psikoedukasi di UPT SPF SMPN 51 Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan Psikoedukasi

Nita Andriani selaku ketua Tim BKP Proyek Kemanusiaan ini menjelaskan bahwa psikoedukasi ini terbentuk di sekolah UPT SPF SMPN 51 Makassar. Hal ini karena setiap tahun UPTD PPA mengadakan edukasi di sekolah tersebut.

“Psikoedukasi ini dilakukan di sekolah UPT SPF SMPN 51 Makassar karena tiap tahun pihak UPTD PPA selalu membawakan materi atau edukasi di sekolah tersebut” katanya.

Baca Juga Berita :  Yuk Servis Kendaraan Kamu di Lab Otomotif FT UNM, Gratis

Tim PKM-K Unhas Luncurkan Produk Simover Pembersih Noda dan Kerak

Psikoedukasi ini bertemakan ‘Love and Dating’. Tema ini menyesuaikan dengan tingkatan umur pada tema yang mereka tentukan yakni subjek siswa SMP kelas delapan.

“Temanya love and dating dan ini sangat berhubungan dengan remaja-remaja yang baru saja mengenal cinta khususnya di kelas delapan” tambahnya.

Nita Andriani juga menuturkan bahwa Kartika Cahya Ningrum membawa materi pada kegiatan psikoedukasi kali ini. Kartika Cahya Ningrum merupakan salah satu dosen Psikologi di UNM.

“Materi yang dibawakan mengenai love and dating, sepertinya cocok kalau dibawakan langsung oleh dosen kami di Psikologi UNM,” pungkasnya.

Modus Kotor Jual Beli Nilai, Pelaku Punya Jaringan di Internal UNM

Baca Juga Berita :  Mahasiswa UNM Minta Klarifikasi Kasus Kematian Peserta Diksar Mapala UNG

Lebih lanjut, Nita Andriani menambahkan bahwa tujuan dari psikoedukasi ini untuk memberikan pemahaman agar memiliki kesadaran akan pentingnya memahami masalah. Selain itu memahami perilaku-perilaku dalam love and dating.

“Tujuan kami membentuk psikoedukasi ini dikarenakan era zaman sekarang apalagi anak-anak yang baru mengenal cinta atau pacaran,” pungkasnya.

Sebagai penutup, Nita Andriani berharap psikoedukasi ini dapat memberikan pemahaman yang banyak dan juga menghindari perilaku-perilaku yang menjerumus atau mendekatkan pada pacaran.

“Setelah seluruh rangkaian psikoedukasi selesai, harapan kami semoga dengan adanya psikoedukasi ini dapat memberikan banyak pengalaman dan pemahaman yang positif guna menjalankan kehidupan sehari-hari mereka kedepannya,” tutupnya. (*)

*Reporter: Iyasnur Eynil

Berita Terkait

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus
Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:37 WITA

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Berita Terbaru