PROFESI-UNM.COM – Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan mahasiswa.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan pembinaan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan nilai-nilai dasar kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika.
Melalui LDK, mahasiswa diperkenalkan pada dinamika organisasi dan kehidupan kampus secara lebih mendalam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai materi yang disampaikan, seperti kepemimpinan, kerja sama tim, dan komunikasi, menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan.
Proses ini membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mengambil keputusan secara tepat.
Selain pembekalan pengetahuan, LDK juga menekankan pembentukan sikap dan mental mahasiswa.
Kegiatan yang bersifat praktik dan simulatif mendorong mahasiswa untuk bersikap disiplin, mandiri, serta mampu bekerja di bawah tekanan.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial selama masa perkuliahan.
LDK juga menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarmahasiswa.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung mampu membangun rasa saling percaya dan kepedulian, sehingga tercipta lingkungan organisasi yang sehat dan produktif.
Dengan demikian, LDK tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses pembinaan awal yang berkelanjutan.
Keikutsertaan mahasiswa dalam LDK diharapkan mampu melahirkan generasi yang berintegritas, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi kampus serta masyarakat.
*Reporter: M. Zaky Asryan







