Kesadaran Berkendara Sehat Tumbuh di Kalangan Mahasiswa Perkotaan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Berkendara, (Foto: AI.)

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Berkendara, (Foto: AI.)

 

PROFESI-UNM.COM – Mobilitas mahasiswa yang tinggi membuat mereka menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap paparan polusi udara, khususnya di kawasan perkotaan. Aktivitas perkuliahan, organisasi, hingga pekerjaan sampingan membuat mahasiswa kerap berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Mulai dari yang menggunakan sepeda motor maupun transportasi umum.

Tingginya intensitas di jalanan membuat kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan saat berkendara mulai tumbuh di kalangan mahasiswa. Berbagai upaya dilakukan secara mandiri untuk meminimalisir dampak paparan polusi yang dapat memengaruhi konsentrasi, daya tahan tubuh, hingga kesehatan pernapasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah preventif yang mulai diterapkan adalah penggunaan masker berkualitas tinggi. Masker jenis N95 atau KN95 kini menjadi pilihan utama karena mampu menyaring partikel debu dan asap kendaraan yang sangat halus.

Masker ini banyak digunakan saat mahasiswa berkendara ke kampus, terutama bagi pengguna sepeda motor yang langsung berhadapan dengan lalu lintas padat setiap harinya.

Baca Juga Berita :  UNM Keluarkan Surat Edaran Pembatasan Jam Operasional Kegiatan Kampus

Tips Menjaga Kesehatan Saat Berkendara

Selain itu, mahasiswa juga mulai mempertimbangkan waktu keberangkatan agar terhindar dari jam sibuk. Dengan berangkat lebih pagi atau memilih rute pulang yang lebih tenang, mereka bisa mengurangi durasi paparan terhadap polusi kendaraan dan kondisi lalu lintas yang padat. Hal ini juga sekaligus membantu mengelola waktu lebih efektif untuk menghindari keterlambatan.

Beberapa mahasiswa bahkan memilih jalur alternatif yang lebih sejuk dan tidak terlalu ramai kendaraan.

Ruas jalan yang lebih hijau dan minim kemacetan menjadi rute favorit karena udara terasa lebih bersih dan nyaman untuk dilalui. Pemilihan jalur ini juga sejalan dengan semangat mahasiswa dalam mendukung lingkungan yang lebih sehat.

Helm full face juga mulai banyak digunakan, bukan hanya karena alasan keamanan, tetapi juga karena mampu memberikan perlindungan tambahan dari polusi udara.

Helm jenis ini dapat mengurangi kontak langsung dengan debu dan asap. Terutama bagi mahasiswa yang harus berkendara dalam waktu lama, seperti mereka yang menjalani program magang atau kerja paruh waktu.

Baca Juga Berita :  Tips Liburan Ala Kantong Mahasiswa

Kesadaran untuk merawat kendaraan secara berkala juga mulai meningkat. Servis rutin dilakukan agar mesin tetap efisien dan tidak menghasilkan emisi berlebihan.

Hal ini menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan, serta bentuk tanggung jawab sosial dalam menjaga kualitas udara kota.

Di tengah kondisi udara yang semakin tidak menentu, mahasiswa juga didorong untuk lebih sering berjalan kaki atau menggunakan sepeda untuk jarak dekat.

Kampus-kampus yang menyediakan jalur sepeda atau area pedestrian menjadi salah satu dukungan yang turut mendorong perubahan kebiasaan ini.

Upaya-upaya sederhana yang mahasiswa lakukan ini mencerminkan meningkatnya kepedulian terhadap gaya hidup sehat dan kelestarian lingkungan.

Berkendara sehat bukan hanya soal menjaga tubuh dari polusi, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif dalam menciptakan ruang kota yang lebih layak huni bagi semua. (*)

*Reporter: Nurul Adhani Ilham

Berita Terkait

Hari Koperasi Indonesia dan Peran Mahasiswa
AI Jadi Teman Belajar Kalangan Mahasiswa
Persiapan Penting untuk Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia Kampus
Bukan Sekadar Gaya, Ini Cara Pilih Organisasi Kampus yang Menguntungkan
Tips Memilih Jurusan yang Tepat agar Sesuai Minat dan Prospek Karier
Tips Adaptasi di Dunia Kampus untuk Mahasiswa Tahun Pertama
BLU, Sistem Pengelolaan Keuangan Perguruan Tinggi
Pentingnya Mahasiswa Baru Kenali Lingkungan Kampus
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:31 WITA

Hari Koperasi Indonesia dan Peran Mahasiswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:57 WITA

AI Jadi Teman Belajar Kalangan Mahasiswa

Senin, 6 Juli 2026 - 22:44 WITA

Persiapan Penting untuk Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia Kampus

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WITA

Bukan Sekadar Gaya, Ini Cara Pilih Organisasi Kampus yang Menguntungkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:30 WITA

Tips Memilih Jurusan yang Tepat agar Sesuai Minat dan Prospek Karier

Berita Terbaru

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi).

Wisuda

Wisuda Periode Juli, Lulusan Terbaik Terima Hadiah Taplus

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:49 WITA

Foto Mahasiswa Ekolibrium usai Melakukan TOT Pembukuan Keuangan Sebelum Turun ke Lapangan, (Foto:Ist.)

MP Ekolibrium

Ekolibrium FEB Siap Gelar P2M di Bulutana Malino

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:01 WITA

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi)

Kilas Kampus

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Rabu, 15 Jul 2026 - 00:58 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:19 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:57 WITA