PROFESI-UNM.COM – Pertemanan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa di kampus. Lingkungan pergaulan yang dipilih seseorang terbukti berpengaruh besar terhadap perkembangan akademik maupun mental selama masa kuliah.
Pertemanan yang sehat ditandai dengan adanya saling mendukung tanpa tekanan. Teman yang baik mendorong satu sama lain untuk berkembang, bukan justru menarik ke arah kebiasaan yang merugikan.
Di lingkungan kampus, pertemanan kerap terbentuk di ruang kelas, organisasi, hingga kegiatan non-akademik. Memilih lingkaran pertemanan sejak awal menjadi langkah penting yang sering mahasiswa baru remehkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemanan yang tidak sehat sebaliknya bisa memicu stres, penurunan prestasi, hingga krisis identitas. Tekanan dari teman sebaya (peer pressure) menjadi salah satu faktor yang paling sering mahasiswa alami tanpa mereka sadari. Mulai dari hal kecil seperti bolos bareng, hingga ikut kebiasaan yang sebetulnya tidak kita inginkan.
Kesehatan mental juga ikut terpengaruh dari siapa yang sering ada di sekitar kita. Teman yang baik tidak harus selalu setuju, tapi paling tidak mereka tidak menjatuhkan.
Perubahan lingkaran itu tidak harus drastis. Mulai dengan mendekat pada komunitas yang punya nilai dan tujuan serupa sudah cukup menjadi langkah awal yang berarti. (*)
*Reporter: Nathaya Haura Maulidya Rini







