Interestfest 2025 Angkat Isu Perlawanan Warga Barabaria Lewat Panggung Seni

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Kegiatan Interestfest di Hall. A. P Pettarani UNM,(Foto: Dok. Profesi)

Potret Kegiatan Interestfest di Hall. A. P Pettarani UNM,(Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) mengadakan Interestfest 2025. Kegiatan ini sebagai ruang ekspresi pemuda yang menggabungkan seni, kreativitas, dan keberpihakan terhadap isu sosial.

Mengusung tema Secercah Cahaya dalam Kegelapan, kegiatan ini menampilkan rangkaian pertunjukan yang merefleksikan semangat perlawanan dan harapan di tengah tantangan. Selain itu, acara ini bertempat di Hall. A. P Pettarani yang dilaksanakan pada Jumat (06/02).

Ketua Panitia Interestfest 2025, Muhammad Irfan Mulana, menyampaikan bahwa tema tersebut melambangkan semangat generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

“Tema Secercah Cahaya dalam Kegelapan melambangkan harapan dan semangat di tengah tantangan,” ujarnya dalam sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep penampilan Interestfest 2025 berangkat dari kisah nyata perjuangan warga Barabaria yang hingga kini berupaya mempertahankan tanah dan rumah mereka dari ancaman mafia tanah.

“Konsep pertunjukan kami ambil dari kejadian warga Barabaria yang bertahun-tahun berusaha menjaga tanah dan rumahnya,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  HIMA AP FIP Sampaikan Peran Perempuan pada Era Global

Selain isu agraria, Irfan menuturkan bahwa panggung Interestfest juga menjadi ruang untuk menampilkan berbagai aktivitas dan kreativitas mahasiswa.

“Kegiatan ini menjadi wajah bagi pemuda untuk mewujudkan potensi, serta kreativitas mereka,” tuturnya.

Melalui pendekatan seni, Semoga interestfest 2025 mampu menyampaikan pesan sosial secara reflektif. Selain itu, mampu membangun kesadaran kolektif bagi mahasiswa. (*)

*Reporter: Kirei Augusta Aunatullah Uzhma

Berita Terkait

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
UNM Kukuhkan Enam Guru Besar dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:17 WITA

Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA