PROFESI-UNM.COM – Inflasi merupakan kondisi meningkatnya harga barang dan jasa secara umum dalam jangka waktu tertentu. Fenomena ini turut memengaruhi berbagai kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa yang harus memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menempuh pendidikan.
Kenaikan harga bahan pokok, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang perkuliahan membuat pengeluaran mahasiswa semakin bertambah. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengatur keuangan agar kebutuhan utama tetap terpenuhi.
Biaya makan yang terus meningkat menjadi salah satu pengeluaran yang paling terasa. Selain itu, harga fotokopi, kuota internet, serta kebutuhan akademik lainnya juga mengalami kenaikan yang berdampak pada besarnya biaya hidup mahasiswa.
Bagi mahasiswa perantau, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri. Mereka harus menyesuaikan pengeluaran dengan uang saku dari orang tua atau sumber pendapatan lainnya agar dapat bertahan hingga akhir bulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagian mahasiswa mulai menerapkan pola hidup hemat dengan mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting. Ada pula yang memanfaatkan berbagai program diskon dan mencari alternatif yang lebih terjangkau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di sisi lain, tidak sedikit mahasiswa yang memilih mencari penghasilan tambahan. Berjualan secara daring, menjadi pekerja lepas, hingga membuka jasa sesuai kemampuan menjadi beberapa pilihan yang dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi.
Pengamat ekonomi menilai bahwa kemampuan mengelola keuangan menjadi hal penting di tengah meningkatnya biaya hidup. Mahasiswa perlu membiasakan diri membuat perencanaan keuangan agar pengeluaran dapat lebih terkontrol dan terhindar dari masalah finansial.
Meski menghadapi berbagai tantangan akibat inflasi, mahasiswa diharapkan tetap mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan akademik dan kondisi ekonomi. Dengan pengelolaan keuangan yang baik serta kemampuan beradaptasi, mahasiswa dapat tetap menjalani perkuliahan secara optimal di tengah kenaikan biaya hidup (*)
*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar







