Hal-Hal Berbahaya yang Tersembunyi Saat Banjir

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 23:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kondisi saat banjir melanda permukiman, (Foto: AI.)

Ilustrasi kondisi saat banjir melanda permukiman, (Foto: AI.)

PROFESI-UNM.COM Banjir sering dianggap sebagai peristiwa alam yang wajar terjadi di musim hujan. Namun, di balik genangan air yang tampak biasa, tersimpan berbagai bahaya tersembunyi yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Air banjir biasanya tercampur dengan lumpur, limbah, dan kotoran yang mengandung berbagai bakteri serta virus berbahaya. Kondisi ini dapat memicu munculnya gangguan kesehatan, terutama bagi yang terpapar langsung air banjir tanpa perlindungan. Risiko akan meningkat jika lingkungan sekitar tidak segera dibersihkan setelah air surut.

Bahaya lain dari aliran listrik. Kabel atau peralatan elektronik yang terendam air dapat menyebabkan sengatan listrik yang mematikan. Banyak kasus kecelakaan terjadi karena masyarakat masih menyalakan aliran listrik ketika air mulai naik. Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya segera mematikan sumber listrik di rumah begitu banjir mulai masuk dan menghindari area yang terdapat kabel atau tiang listrik.

Selain itu, banjir juga menutupi benda tajam dan lubang di jalan. Air yang keruh membuat permukaan tanah sulit terlihat, sehingga masyarakat berisiko tertusuk, terluka, atau terperosok ke selokan yang dalam. Luka terbuka akibat benda-benda tersebut dapat menjadi sumber infeksi serius jika tidak segera dibersihkan dan dirawat dengan baik.

Ancaman hewan berbahaya. Saat banjir, ular, tikus, dan serangga sering keluar dari sarangnya untuk mencari tempat yang lebih kering. Beberapa daerah bahkan melaporkan kemunculan buaya kecil di wilayah pesisir yang tergenang. Gigitan atau kontak langsung dengan hewan-hewan ini dapat membahayakan keselamatan.

Air yang tampak tenang juga belum tentu aman. Arus bawah banjir bisa sangat kuat dan mampu menyeret orang dewasa sekalipun. Banyak kasus hanyut terjadi karena warga mencoba menyeberangi genangan tanpa mengetahui kedalamannya. Situasi ini menjadi alasan utama mengapa bermain air saat banjir sangat tidak disarankan.

Baca Juga Berita :  Kisah Inspiratif Muslimin, Dari Korban Bully Jadi Putera Sulsel Tahun 2025

Bahaya berikutnya adalah pencemaran lingkungan pascabanjir. Tumpukan sampah, lumpur, dan limbah yang terbawa air dapat menjadi sumber bau tidak sedap serta tempat berkembang biaknya serangga dan penyakit. Membersihkan lingkungan setelah air surut menjadi langkah penting untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan baru.

Selain bahaya fisik, banjir juga berdampak pada kesehatan mental masyarakat. Rasa cemas, kehilangan, dan kelelahan akibat bencana dapat menimbulkan tekanan psikologis bagi korban, terutama anak-anak dan lansia. Kondisi lingkungan yang kotor serta keterbatasan tempat tinggal sementara semakin memperburuk beban mental yang mereka alami. (*)

*Reporter: Eka Septi Irianti

Berita Terkait

Hari Koperasi Indonesia dan Peran Mahasiswa
AI Jadi Teman Belajar Kalangan Mahasiswa
Persiapan Penting untuk Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia Kampus
Bukan Sekadar Gaya, Ini Cara Pilih Organisasi Kampus yang Menguntungkan
Tips Memilih Jurusan yang Tepat agar Sesuai Minat dan Prospek Karier
Tips Adaptasi di Dunia Kampus untuk Mahasiswa Tahun Pertama
BLU, Sistem Pengelolaan Keuangan Perguruan Tinggi
Pentingnya Mahasiswa Baru Kenali Lingkungan Kampus
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:31 WITA

Hari Koperasi Indonesia dan Peran Mahasiswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:57 WITA

AI Jadi Teman Belajar Kalangan Mahasiswa

Senin, 6 Juli 2026 - 22:44 WITA

Persiapan Penting untuk Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia Kampus

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WITA

Bukan Sekadar Gaya, Ini Cara Pilih Organisasi Kampus yang Menguntungkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:30 WITA

Tips Memilih Jurusan yang Tepat agar Sesuai Minat dan Prospek Karier

Berita Terbaru

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi).

Wisuda

Wisuda Periode Juli, Lulusan Terbaik Terima Hadiah Taplus

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:49 WITA

Foto Mahasiswa Ekolibrium usai Melakukan TOT Pembukuan Keuangan Sebelum Turun ke Lapangan, (Foto:Ist.)

MP Ekolibrium

Ekolibrium FEB Siap Gelar P2M di Bulutana Malino

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:01 WITA

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi)

Kilas Kampus

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Rabu, 15 Jul 2026 - 00:58 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:19 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:57 WITA