Cara Menghemat Uang Jajan di Tengah Perantauan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Menghitung Pemasukan dan Pengeluaran Uang Jajannya, (Foto: Ai.)

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Menghitung Pemasukan dan Pengeluaran Uang Jajannya, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM – Menghemat uang jajan menjadi hal penting bagi para perantau, terutama mahasiswa dan pekerja yang tinggal jauh dari keluarga. Hidup di perantauan menuntut seseorang untuk mandiri, termasuk dalam mengatur keuangan sehari-hari. Tanpa pengelolaan yang baik, uang jajan bisa cepat habis sebelum waktunya.

Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan adalah membuat anggaran bulanan. Dengan menentukan batas pengeluaran untuk kebutuhan seperti makan, transportasi, dan keperluan lainnya, seseorang bisa lebih terarah dalam menggunakan uang. Anggaran ini juga membantu menghindari pengeluaran yang berlebihan.

Mencatat pengeluaran harian juga tidak kalah penting. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini dapat membantu mengetahui pola penggunaan uang. Dari catatan tersebut, perantau bisa mengevaluasi pengeluaran mana yang perlu dikurangi atau bahkan dihilangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, memasak sendiri menjadi cara yang cukup efektif untuk menghemat. Membeli bahan makanan dalam jumlah tertentu dan memasaknya sendiri biasanya lebih murah daripada membeli makanan jadi setiap hari. Menu sederhana pun sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga Berita :  Sejarah Penetapan dan Makna Tahun Baru Hijriah

Mengurangi kebiasaan jajan dan nongkrong juga sangat disarankan. Kegiatan ini memang menyenangkan, apalagi untuk melepas penat, tetapi jika dilakukan terlalu sering dapat membuat pengeluaran membengkak. Oleh karena itu, perlu ada batasan agar tetap seimbang.

Memanfaatkan promo dan diskon juga bisa menjadi strategi yang cerdas. Saat ini banyak aplikasi atau toko yang menawarkan potongan harga, terutama untuk makanan dan kebutuhan pokok. Dengan memanfaatkan kesempatan tersebut, pengeluaran bisa terus berkurang tanpa mengurangi kebutuhan.

Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Selain itu, penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tidak semua hal yang mahasiswa inginkan harus beli. Dengan memprioritaskan kebutuhan utama, seseorang bisa lebih bijak dalam menggunakan uang yang ia miliki.

Baca Juga Berita :  [FEATURE] Sosok Ayah Penawar Hati

Menyisihkan uang untuk tabungan sejak awal juga menjadi kebiasaan yang baik. Meskipun jumlahnya kecil, jika mahasiswa lakukan secara rutin, tabungan tersebut bisa sangat membantu di saat darurat atau kebutuhan mendesak.

Terakhir, memiliki gaya hidup sederhana adalah kunci utama dalam menghemat uang jajan di perantauan. Tidak perlu mengikuti gaya hidup orang lain yang belum tentu sesuai dengan kondisi keuangan sendiri.

Dengan menerapkan berbagai cara tersebut, perantau dapat lebih mudah mengelola keuangan mereka. Menghemat bukan berarti membatasi diri secara berlebihan, tetapi lebih kepada mengatur prioritas agar hidup tetap nyaman dan keuangan tetap stabil. (*)

*Reporter: Najwa Istiana

Berita Terkait

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Keluarga yang Melaksanakan Qurban
[OPINI] Demagogi Universitas
Hindari Sistem Kebut Semalam, Mahasiswa Diminta Siapkan Projek Sejak Awal
Alumni Bicara PBSI Hadirkan Inspirasi Wirausaha Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra
Tips Jaga Fokus dan Kesehatan di Tengah Masa Ujian Akhir Semester
SpeakArt Fest 2026 Tampilkan Kolaborasi Kreatif Mahasiswa di Phinisi Point Mall
Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:04 WITA

Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Keluarga yang Melaksanakan Qurban

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:43 WITA

[OPINI] Demagogi Universitas

Senin, 11 Mei 2026 - 22:46 WITA

Hindari Sistem Kebut Semalam, Mahasiswa Diminta Siapkan Projek Sejak Awal

Senin, 11 Mei 2026 - 01:46 WITA

Alumni Bicara PBSI Hadirkan Inspirasi Wirausaha Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Teknik Saat Memberikan Sambutan, (Foto: Alyani Fajrina Nursyabri)

Kilas Kampus

Fakultas Teknik Resmi Gelar Pemilihan Duta Kampus 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:04 WITA

Potret Tim Hukum Bisnis pada Ajang Lomba Essay Competition (Foto: Ist.)

Prestasi

Tim Mahasiswa Hukum Bisnis Raih Prestasi Essay Competition

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:57 WITA

Kondisi Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik yang hingga kini Mangkrak dan Tak Terurus, (Foto: Hafid Budiawan)

Fakultas Teknik

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA