,PROFESI-UNM.COM – Mengawali masa jabatan lewat cerita masa lalu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) motivasi wisudawan dengan mengisahkan perjuangannya dalam menduduki puncak kepemimpinan fakultas pada Ramah Tamah Alumni periode Juli di Pinisi Ballroom II Hotel Claro, Senin (13/7).
Di hadapan para hadirin, Dekan FIKK, Andi Atssam Mappanyukki membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan. Ia mengungkapkan bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih mimpi besar di dunia akademik.
“Saya lahir bukan dari keluarga yang berada. Juga, Saya lahir bukan dari sebuah kota yang besar. Saya lahir di sebuah komunitas pabrik gula yang ada di Kabupaten Bone. Saya ini anak karyawan, yang notabene gajinya cuma Rp500.000 per bulan,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menekankan betapa besarnya peran orang tua dalam mengantarkan seorang anak menuju kesuksesan. Sebelum memimpin FIKK, ia mengaku sempat memiliki cita-cita di bidang lain, namun ia memilih patuh pada jalan yang diarahkan oleh orang tuanya.
“Saya berminat untuk mendaftar di Fakultas Hukum UNM. Namun orang tua bilang, ‘Tidak usah di situ, Nak. Kita fokus saja di olahraga’. Akhirnya apa? Arahan dari orang tua saya, saya dapat berdiri di sini,” tegasnya.
Momentum ramah tamah ini terasa kian istimewa dengan capaian dari para lulusan periode ini. Attsam menutup sambutannya dengan mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang berhasil mendominasi predikat kelulusan tertinggi.
“Dari keseluruhan lulusan tersebut, 168 orang atau 90% berhasil meraih cumlaude. Sedangkan, 18 orang atau 10% memperoleh predikat sangat memuaskan,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Hafid Budiawan






