Aksi Kampanye Penolakan PLTU Industri di Pantai Losari

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 20 Oktober 2024 - 17:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret suasana dua orang yang sedang memegang selebaran terkait isu (Foto: Ist.)

Potret suasana dua orang yang sedang memegang selebaran terkait isu (Foto: Ist.)

Potret suasana dua orang yang sedang memegang selebaran terkait isu (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Aksi penolakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Industri yang dilakukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan di Pantai Losari, Desa Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Tidak hanya WALHI Sul-Sel, aksi kampanye ini juga berkolaborasi dengan beberapa Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Komunitas, dimana aksi ini dilakukan pada hari Minggu, (20/10).

Pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, muncul Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2022 yang mengatur mengenai percepatan pengembangan energi terbarukan untuk penyediaan listrik. Karenanya pengoperasian PLTU Industri ini termasuk sangat merugikan masyarakat terutama yang tinggal di daerah sekitarnya, asap yang dihasilkan dari PLTU berupa zat-zat berbahaya seperti nitrogen dioksida, sulfur dioksida, dan ozon yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Baca Juga Berita :  Rutinitas Awal Kuliah, Menyesuaikan Jadwal dan Gaya Belajar

“Jelas isu ini harus diangkat, karena berdampak pada lingkungan dan masyarakat, seperti kerusakan ekologis, resiko banjir, polusi udara terutama gangguan kesehatan,” Ujar Nawra selaku perwakilan dari Lembaga Kemahasiswaan Himpunan Teknologi Pendidikan (HIMATEP) Universitas Negeri Makassar yang turut serta dalam aksi kampanye tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah belum sadar akan dampak yang dihasilkan dari PLTU Industri itu sendiri. Bahkan sebagian besar masyarakat belum mengetahui lebih jauh terkait isu tersebut. Maka dari itu, aksi kampanye ini akan terus dilakukan sampai isu ini tersampaikan.

Baca Juga Berita :  Bumi Tak Kondusif, Forum Mapala UNM Bagikan Bibit Produktif

“Saat ini masyarakat banyak yang belum mengetahui akan isu tersebut dan tujuan dilakukannya kampanye ini untuk memberi edukasi kepada masyarakat melalui media dan juga turun langsung ke masyarakat,” jelas Nabila juga selaku perwakilan dari Lembaga Kemahasiswaan HIMATEP Universitas Negeri Makassar.

Dari aksi kampanye ini, semoga pemerintah lebih melek akan lingkungan dan ada tindakan baik yang diambil untuk memberi perubahan dan masyarakat juga sadar akan bahaya polusi udara. (*)

*Reporter: Naurah Alilatulbariza, /Editor: Ibnu Qayyum Abdullah.

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian
Penatnya Dunia Kampus, Healing ke Gunung Pilihan Mahasiswa
HIMATIK FT UNM Buka Donasi Korban Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:30 WITA

Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:20 WITA

Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi

Berita Terbaru

Potret Nurul Mitha Wisudawan  Terbaik FIP 2026, (Foto: Ist).

wisudawan terbaik

Wisudawan Terbaik FIP Ungkap Perjalanan dan Strategi Akademik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 22:10 WITA

Foto Ilustrasi Seseorang Siap Beraktivitas di Pagi Hari, (Foto : AI)

Berita Wiki

Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri

Sabtu, 25 Apr 2026 - 22:00 WITA