Tim PKM RSH UNM Putuskan Stigma Negatif Masyarakat Kajang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kegiatan Konselling PKM RSH UNM, (Foto: Ist.)

Suasana Kegiatan Konselling PKM RSH UNM, (Foto: Ist.)

Suasana Kegiatan Konselling PKM RSH UNM, (Foto: Ist.)
Suasana Kegiatan Konselling PKM RSH UNM, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Sosial Humaniora (RSH) UNM menggelar kegiatan Konseling Multicultural di kalangan masyarakat Kajang, Desa Mattoanging. Kegiatan ini di laksanakan di Kantor desa Mattoanging pada 25-26 Juni.

Tim PKM-K Unhas Luncurkan Produk Simover Pembersih Noda dan Kerak

Dengan judul ‘Konselling Multicultural, teknik Cognitive Disputation Perpektif Albert Ellis dalam Memutus Stigma Negative Masyarakat’. Ketua Tim PKM Muh Syawal Hikmah menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memutus stigma negatif kalangan masyarakat Kajang terhadap kepercayaan lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat Kajang untuk memutus stifma negative terhadap kepercayaan lokal suku adat Kajang Ilalang Embayya,” ucapnya.

Syawal sapaannya juga menjelaskan proses konseling multicultural ini terlaksana mulai dengan penyebaran angket untuk mengetahui persepsi masyarakat.

Baca Juga Berita :  Tim PKM-K Unhas Luncurkan Produk Simover Pembersih Noda dan Kerak

Situs Pendaftaran Jalur Mandiri UNM Mengalami Gangguan, Calon Mahasiswa Kesulitan Akses

“Setelah kami menganalisis angket tersebut tim kami mendapatkan bahwa masyarakat desa tersebut memiliki beberapa stigma negative terhadap kepercayaan lokal ilalang embayya Kawasan adat ammatoa,” tuturnya.

Salah satu warga desa juga menyampaikan perasaanya setelah mengikuti kegiatan  konseling.

“Setelah mengikuti kegiatan konseling ini saya dapat mengetahui kepercayaan lokal ilalang embayya ini ternyata berbeda dengan yang selama ini saya pikirkan,” ungkapnya.

Penyebab Stigma Negatif pada Masyarakat

Stigma negatif di kalangan masyarakat terhadap kepercayaan lokal dapat terpicu oleh beberapa faktor. Pertama, kurangnya pemahaman mengenai kepercayaan dan ritual-ritual tradisional menyebabkan prasangka dan ketidakpercayaan. Kedua, pengaruh agama besar dan modernisasi sering kali membuat kepercayaan tradisional terkesan kuno atau tidak relevan, memperkuat pandangan negatif.

Baca Juga Berita :  Hima Manajemen Tingkatkan Minat Baca Mahasiswa Lewat Training Literasi 

Ketiga, representasi media yang sering kali negatif atau tidak akurat memperparah stigma ini. Selain itu, diskriminasi sosial terhadap kelompok-kelompok yang memegang teguh kepercayaan lokal turut berkontribusi pada pandangan negatif tersebut. Terakhir, kurangnya dukungan dan pengakuan dari pemerintah juga mempengaruhi persepsi masyarakat umum, karena kepercayaan yang tidak diakui secara resmi sering dianggap kurang sah.

Mengatasi stigma ini memerlukan edukasi dan penyadaran mengenai pentingnya keanekaragaman budaya dan kepercayaan, serta pengakuan dan dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait.(*)

*Reporter: Farah Fitria Ramadhani

Berita Terkait

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
UNM Kukuhkan Enam Guru Besar dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:17 WITA

Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA