Inagurasi Himposep FE UNM Usung Tema Keabadian

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Maret 2024 - 03:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertunjukan Inagurasi 23 Himposep FE UNM, (Foto: Int.)

Suasana pertunjukan Inagurasi 23 Himposep FE UNM, (Foto: Int.)

Suasana pertunjukan Inagurasi 23 Himposes FEB UNM, (Foto: Int.)
Suasana pertunjukan Inagurasi 23 Himposep FE UNM, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Inagurasi 23 Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (Himposep FE UNM) mengusung tema ‘Keabadian’. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Sulsel Societeti De Harmoni, Sabtu (2/3).

Ketua Panitia, Muh. Reyhan Andar Pratama mengungkapkan tema ‘keabadian’ dipilih sebagai pengingat bahwa tak ada yang abadi di dunia ini, baik itu kekayaan, jabatan, dan lainnya tidak akan di bawa mati. Melalui tema tersebut, mereka menampilkan pertunjukan Angaru, Tari Paduppa, Tari Empat Etnis, Puisi, Paduan Suara, Tari Kontemporer dan Teater.

Baca Juga Berita :  [OPINI] Gagasan Kebijakan Bagi Capres

“Karena tema ini sebagai pengingat bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi seperti jabatan, kekayaan, dan lainnya itu tidak akan di bawa mati,” ungkap Reyhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu di antara pertunjukan yang menarik adalah teater yang ditampilkan oleh mahasiswa ekonomi pembangunan. Teater tersebut menampilkan seorang penguasa yang mementingkan kekuasaan di atas kepentingan rakyat sehingga ia berakhir dengan kehilangan segalanya.

Baca Juga Berita :  Aswar Bagikan Tips Mahir Karya IlmiahAswar Bagikan Tips Mahir Karya Ilmiah

“Mengenai seorang penguasa yang tidak peduli pada kerajaan dan membuat rakyatnya hidup sengsara, akhirnya raja tersebut kehilangan segalanya,” ujarnya.

Reyhan mengatakan bahwa inagurasi ini kembali diadakan di tahun ini sejak sebelumnya sempat terhenti di tahun 2016. Melalui persiapan 3 bulan, kegiatan ini berjalan dengan lancar meski sempat terkendala cuaca.

“Salah satu kendalanya adalah cuaca, musim hujan membuat panitia dan talent kesusahan mengumpulkan dana dan berlatih,” ujarnya. (*)

*Reporter: Ulfa Zahirah Sudirman

Berita Terkait

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus
Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:37 WITA

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Berita Terbaru