PROFESI-UNM.COM – Penyerangan di kampus II Parangtambung Universitas Negeri Makassar (UNM) oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) juga merusak fasilitas di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) saat kegiatan diskusi mahasiswa berlangsung , Jumat (7/8).
Salah satu saksi pada saat kejadian, mahasiswa FBS, Aji mengatakan bahwa sebelum kejadian penyerangan Ia melakukan aktivitas kampus seperti biasanya.
“Kami di FBS hanya menjalani hari-hari seperti biasa, dengan berbagai macam agenda di dalam kampus. Ada kegiatan akademik, penyelesaian studi, kajian atau diskusi, agenda kesenian, dan kegiatan lainnya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Aji menjelaskan bahwa kegiatan diskusi mahasiswa yang berlangsung di tribun FBS sekitar pukul 15.30 WITA. Sekitar pukul 16.20 WITA, puluhan OTK terlihat berlari dari arah lapangan basket Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menuju lokasi diskusi.
Penyerangan kelompok OTK tersebut menyebabkan beberapa peserta yang ikut diskusi dilaporkan terkena lemparan batu saat berusaha menyelamatkan diri.
Setelah peserta meninggalkan lokasi, puluhan OTK tersebut memasuki area lembaga kemahasiswaan FBS. Mereka dilaporkan melakukan perusakan terhadap sejumlah fasilitas dan sekretariat lembaga kemahasiswaan.
Tidak hanya dirusak, sejumlah fasilitas juga dilaporkan dibakar. Tindakan tersebut menyebabkan kerusakan pada ruang serta barang-barang yang berada di dalam sekretariat.
“Setelah kami meninggalkan lokasi, mereka mulai masuk ke area lembaga kemahasiswaan dan merusak sejumlah fasilitas. Dan juga ada fasilitas yang dibakar, sehingga ruang dan barang-barang di dalam sekretariat ikut mengalami kerusakan,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yang berwenang masih terus mencari para OTK yang terlibat. (*)
*Reporter: Nur Mardatillah







