PROFESI-UNM.COM – Cuaca panas sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa yang harus beraktivitas di kampus. Berjalan dari satu gedung ke gedung lain, mengikuti kegiatan organisasi, hingga menjalani perkuliahan di tengah teriknya matahari dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan kurang nyaman. Agar tetap nyaman menjalani aktivitas, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan mahasiswa saat menghadapi cuaca panas.
Salah satu cara untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah menggunakan tabir surya atau sunscreen. Penggunaan tabir surya dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) saat beraktivitas di luar ruangan. Gunakan sesuai petunjuk pada produk dan aplikasikan kembali jika diperlukan, terutama ketika banyak menghabiskan waktu di luar ruangan.
Membawa payung atau menggunakan topi dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu melindungi tubuh dari paparan langsung sinar matahari. Mahasiswa yang memiliki aktivitas di luar ruangan dapat menyiapkan payung atau topi di dalam tas agar mudah digunakan ketika cuaca sedang terik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, saat cuaca panas, pilih pakaian yang ringan, longgar, dan nyaman digunakan. Pakaian berwarna lebih terang dapat menjadi pilihan karena cenderung menyerap panas lebih sedikit dibandingkan pakaian berwarna gelap. Selain itu, gunakan bahan pakaian yang dapat menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar tubuh tetap nyaman selama beraktivitas.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi merupakan hal penting ketika beraktivitas di tengah cuaca panas. Mahasiswa disarankan membawa botol minum dan mengonsumsi air secara berkala, terutama setelah melakukan aktivitas di luar ruangan. Jangan menunggu hingga merasa sangat haus untuk mulai minum.
Selain itu, saat berada di dalam ruangan, pastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik agar suasana tetap nyaman. Jika tersedia, gunakan kipas angin atau pendingin ruangan dengan pengaturan yang sesuai. Mahasiswa juga dapat memilih tempat yang memiliki ventilasi baik untuk membantu mengurangi rasa gerah selama mengikuti kegiatan perkuliahan.
Batasi Aktivitas di Bawah Sinar Matahari Langsung, jika memungkinkan, hindari berada di bawah paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu yang terlalu lama. Saat harus berpindah tempat di area kampus, pilih jalur yang memiliki pepohonan atau tempat teduh. Ketika kegiatan di luar ruangan tidak dapat dihindari, usahakan beristirahat secara berkala di tempat yang lebih sejuk.
Terakhir, istirahat yang Cukup, aktivitas yang padat di tengah cuaca panas dapat membuat tubuh lebih cepat lelah. Karena itu, mahasiswa perlu memberikan waktu yang cukup untuk beristirahat. Setelah beraktivitas di luar ruangan, luangkan waktu untuk beristirahat di tempat yang teduh dan nyaman sebelum kembali melanjutkan kegiatan.
Dengan melakukan beberapa langkah sederhana tersebut, mahasiswa dapat tetap menjalani berbagai aktivitas di kampus dengan lebih nyaman meskipun cuaca sedang panas. (*)
*Reporter: Eka Septi Irianti







