PROFESI-UNM.COM – Sebuah penelitian menginisiasi studi tentang literasi kritis artificial intelligence pada mahasiswa. Program ini mengajak seluruh mahasiswa aktif di perguruan tinggi Indonesia untuk berpartisipasi.
Penelitian ini berangkat dari pertanyaan sederhana namun penting bagi dunia pendidikan. Apakah mahasiswa pernah menggunakan ChatGPT, Gemini, Copilot, Claude, atau AI lainnya untuk mengerjakan tugas kuliah?
Pertanyaan tersebut menjadi fokus utama dalam mengukur tingkat literasi kritis AI di kalangan mahasiswa. Pemahaman mendalam tentang penggunaan AI dalam konteks akademik sangat perlu saat ini.
Kriteria responden adalah mahasiswa aktif di perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Peneliti tidak membatasi responden hanya dari satu universitas tertentu melainkan terbuka luas.
Waktu pengisian kuesioner penelitian hanya membutuhkan sepuluh hingga lima belas menit saja. Durasi singkat agar mahasiswa dapat dengan mudah berpartisipasi tanpa beban waktu berat.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah menarik untuk responden yang beruntung. Empat responden terpilih akan mendapatkan e-wallet senilai lima puluh ribu rupiah masing-masing.
Mahasiswa dapat mengisi kuesioner melalui tautan survei yang telah disediakan peneliti secara online. Link survei dapat diakses langsung di https://bit.ly/KritisArtificialIntelligence atau melalui pemindaian kode QR.
Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi pada pengembangan literasi digital dan bidang psikologi pendidikan. Tim peneliti mengharapkan partisipasi aktif mahasiswa demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik. (*)
*Reporter: Azizah Auliyah








