PROFESI-UNM.COM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengingatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru agar mengutamakan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat. Brian menyampaikan arahan tersebut saat pelantikan dan pengambilan sumpah PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Brian mengatakan sumpah PNS bukan sekadar janji kepada negara. Menurutnya, sumpah itu juga menjadi janji kepada rakyat, dunia pendidikan, dan para peneliti yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Kepada para Pegawai Negeri Sipil yang baru saja diambil sumpahnya, sumpah Anda bukan hanya janji kepada negara, tetapi tentunya juga kepada rakyat, kepada anak-anak bangsa yang menaruh harapan pada pendidikan, kepada para peneliti yang menyalakan obor ilmu bagi bangsa,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Brian menegaskan setiap aparatur sipil negara harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengingatkan ASN menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
“Menjadi PNS berarti siap melayani, bukan untuk dilayani,” tegasnya.
Brian kemudian menyampaikan tiga pesan kepada para PNS baru. Ia meminta ASN melayani masyarakat dengan ketulusan, empati, dan kejujuran. Ia juga mengajak ASN menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Brian mendorong ASN terus belajar dan berinovasi. Menurutnya, kemampuan beradaptasi penting agar ASN mampu melahirkan solusi bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Brian menyampaikan apresiasi kepada Ishak Hasan, Rektor Universitas Teuku Umar periode 2022–2026, dan I Nyoman Pugeg Aryantha, Rektor Institut Teknologi Sumatera periode 2022–2026. Ia mengapresiasi dedikasi keduanya dalam memajukan perguruan tinggi yang dipimpin.
Menutup sambutannya, Brian mengajak seluruh insan pendidikan tinggi bergotong royong membangun ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang unggul, inklusif, adaptif, dan berdampak.
“Karena ukuran keberhasilan kita bukan hanya apa yang kita kerjakan hari ini. Akan tetapi, sejauh mana pekerjaan kita bisa memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” tutupnya. (*)
*Reporter: Husnul Khatimah Hidir







