Dialog Bersama Mahasiswa, Mentan RI Respons Keluhan Pupuk Subsidi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Menteri Pertanian RI, (Foto: Int.)

Potret Menteri Pertanian RI, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Kuliah umum Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Universitas Negeri Makassar (UNM), tidak hanya menjadi ajang pemaparan gagasan mengenai peran perguruan tinggi dalam menjaga swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat serta berbagai persoalan yang masih petani alami, Rabu (3/6).

Sesi dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif menghadirkan beragam masukan dari mahasiswa dan dosen. Berbagai isu mengemuka, mulai dari penyaluran pupuk subsidi, akses petani terhadap sarana produksi, hingga tantangan sektor pertanian di sejumlah daerah.

Salah seorang mahasiswi asal Bone mengungkapkan keluhan masyarakat terkait harga pupuk subsidi yang menurutnya tidak sesuai ketentuan. Selain itu, ia juga menyoroti keterlambatan ketersediaan pupuk di wilayahnya. Keluhan serupa turut disampaikan mahasiswa asal Enrekang yang berasal dari keluarga petani. Ia menuturkan tingginya harga pupuk untuk komoditas bawang merah.

“Di desa saya, pupuk subsidi Rp115 ribu per sak dengan tambahan transportasi. Kesediaan pupuk juga sering terlambat,” curhat mahasiswa asal Bone tersebut.

Merespons hal tersebut, Mentan Amran menegaskan tidak boleh ada pihak yang memperoleh keuntungan dari hak petani. Ia kemudian meminta Pupuk Indonesia segera melakukan penelusuran serta mengambil langkah tegas apabila menemukan pelanggaran.

“Kasih namanya pengecernya. Pupuk Indonesia turun ke sana, begitu benar terbukti melanggar, langsung cabut izinnya. Kita tindak tegas. Hak petani harus kita jaga,” tegas Amran.

Baca Juga Berita :  Tim Robotron Tunjukkan Inovasi Robotika di ELCCO 2026 Bali

Pada kesempatan yang sama, Mentan Amran turut memaparkan sejumlah capaian sektor pertanian nasional yang menjadi penopang swasembada pangan berkelanjutan. Capaian tersebut meliputi stok beras nasional yang telah mencapai lebih dari 5,3 juta ton, peningkatan kesejahteraan petani, kemudahan memperoleh pupuk bersubsidi, serta peningkatan ekspor komoditas pertanian bernilai tambah.

Menurutnya, berbagai capaian itu lahir dari kerja bersama seluruh elemen bangsa. Oleh sebab itu, swasembada pangan yang telah tercapai perlu terus dipertahankan dan diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, petani, perguruan tinggi, serta masyarakat.

“Ini adalah kerja bersama. Swasembada pangan yang kita capai hari ini harus dijaga agar terus berkelanjutan dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (*)

*Reporter: Musdalifah

Berita Terkait

Plt Rektor UNM Optimistis Swasembada Pangan Berkelanjutan
Tanggapi Polemik Film Pesta Babi, Mentan RI Undang 118 BEM Se-Indonesia
Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini
Plt Rektor Targetkan Pembentukan Fakultas Teknologi Pertanian
Balai Bahasa Sulsel Gelar Sosialisasi Lokakarya Penulisan Esai bagi Generasi Muda 2026
Pascakerusakan Fasilitas, Pihak Keamanan Imbau Mahasiswa Jaga Kondusivitas
UNM Hadirkan Tiga Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026, Catat Jadwalnya!
Genap 50 Tahun, Profesi UNM Diharap Tetap Eksis Menyiarkan Berita
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:42 WITA

Plt Rektor UNM Optimistis Swasembada Pangan Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:38 WITA

Tanggapi Polemik Film Pesta Babi, Mentan RI Undang 118 BEM Se-Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:33 WITA

Dialog Bersama Mahasiswa, Mentan RI Respons Keluhan Pupuk Subsidi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WITA

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:01 WITA

Plt Rektor Targetkan Pembentukan Fakultas Teknologi Pertanian

Berita Terbaru

Potret Sahril Buchori Saat Memberikan Materi Kepada Anak PMI di Malaysia, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:17 WITA

Potret Saat Pelaksanaan Kegiatan  PKM Internasional di Malaysia, (Foto: Ist)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:54 WITA

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA