PROFESI-UNM.COM – Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman, hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum bertema ‘Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional yang Berkelanjutan’. Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Bone itu menyoroti pentingnya pembentukan mentalitas pendidik yang berjiwa besar, ikhlas, serta berorientasi pada pengabdian.
Amran, sapaannya, berpesan agar sesama saudara tidak saling menyakiti. Menurutnya, hinaan dari seseorang memiliki makna yang berbeda bagi dirinya.
“Anak-anakku, jangan pernah menghina saudara terbaikmu. Jangan pernah dendam. Bahkan, yang menghina saya, aku datang dan berterima kasih karena itu guru terbaikku,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Amran menyebut berbagai hal yang menurut banyak orang merugikan. Justru menjadi alasan mengapa ia berada pada posisi saat ini.
“Tidak mungkin aku berada pada posisi saat ini. Kalau tidak mendapatkan hinaan dan tekanan,” tuturnya.
Pria kelahiran Bone tersebut juga sempat bertanya kepada mahasiswa tentang kesediaan mereka menjadi guru. Ia menuturkan bahwa mereka harus menjadi guru terbaik.
“Jadi mahasiswa sudah siap menjadi guru? Anak-anakku, aku titip. Kamu jadilah guru terbaik di Indonesia,” ucapnya. (*)
*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar







