PROFESI-UNM.COM – Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melaksanakan kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian dan Orientasi Manajemen Keorganisasian (PMP-OMK) XXIX sebagai bagian dari proses perekrutan anggota baru tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan program tahunan LPM Penalaran yang bertujuan mengembangkan kemampuan penelitian, intelektualitas, serta manajemen organisasi mahasiswa di lingkungan kampus. Pelatihan ini akan berlangsung hingga 5 Juli 2026.
Kegiatan Pembukaan dan Technical Meeting II ini menghadirkan pembina LPM Penalaran UNM, dan perwakilan Wakil Rektor (WR) Bidang Kemahasiswaan. Selain itu terdapat alumni, anggota aktif, pengurus lembaga kemahasiswaan, media partner, serta calon peserta pada (24/5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan WR, Nurfadillah Umar turut memberikan motivasi kepada peserta terkait pentingnya penalaran, pengembangan intelektualitas, serta proses pembelajaran selama mengikuti.
Ketua Panitia PMP-OMK XXIX, Ashabul Zikra, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan riset. Akan tetapi, kegiatan juga sebagai pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa.
“Melalui PMP-OMK XXIX ini, saya ingin menegaskan bahwa penelitian dan keorganisasian adalah dua pilar yang tidak bisa dipisahkan. Kami tidak hanya fokus mencetak anggota yang bisa di bidang riset ilmiah, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan melalui manajemen organisasi yang baik. Inilah yang akan melahirkan anggota-anggota yang adaptif dan solutif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPM Penalaran, Muhammad Ammar Latif, juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan pengalaman organisasi dalam membentuk mahasiswa yang berkualitas.
“Saya memandang bahwa riset dan organisasi bukan dua hal yang terpisah. Keduanya merupakan bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang siap menghadapi tantangan akademik maupun sosial,” tuturnya. (*)
*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs







