Cara Mahasiswa Mengatasi Frustrasi Saat Dikejar Laporan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Frustasi saat Kerja Laporan, (Foto: Ai.)

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Frustasi saat Kerja Laporan, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM – Tumpukan tugas dan deadline laporan sering menjadi penyebab utama mahasiswa mengalami frustrasi, terutama di tengah padatnya aktivitas perkuliahan dan organisasi. Tekanan untuk menyelesaikan laporan dalam waktu singkat tidak jarang membuat mahasiswa kehilangan fokus, mudah lelah, hingga mengalami stres.

Kondisi tersebut umum dialami mahasiswa, terlebih ketika revisi terus bertambah sementara waktu pengerjaan semakin terbatas. Jika tidak diatasi dengan baik, rasa frustrasi dapat memengaruhi produktivitas maupun kesehatan mental.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan saat menyusun laporan ialah dengan membuat skala prioritas. Mahasiswa dapat menyusun daftar pekerjaan berdasarkan tingkat urgensi agar proses pengerjaan lebih terarah dan tidak terasa menumpuk.

Selain itu, membagi laporan menjadi beberapa bagian kecil juga dinilai efektif membantu meningkatkan fokus. Tahapan seperti mencari referensi, menyusun kerangka, menulis isi, hingga revisi sebaiknya dikerjakan secara bertahap agar beban terasa lebih ringan.

Di tengah kesibukan menyelesaikan laporan, mahasiswa juga perlu memberikan waktu istirahat bagi diri sendiri. Beristirahat sejenak, mendengarkan musik, atau berjalan santai dapat membantu pikiran kembali segar dan mengurangi rasa jenuh.

Baca Juga Berita :  Berikut Daftar Lulusan Terbaik UNM Periode Oktober 2022

Mahasiswa kerap merasa tertekan karena ingin menghasilkan laporan yang sempurna dalam waktu singkat. Padahal, terlalu fokus pada kesempurnaan justru dapat menghambat proses pengerjaan. Menyelesaikan laporan terlebih dahulu kemudian memperbaikinya secara bertahap dianggap lebih efektif.

Dukungan dari teman maupun lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting dalam menghadapi tekanan akademik. Berdiskusi atau berbagi cerita dengan teman dapat membantu mahasiswa merasa lebih tenang sekaligus memperoleh solusi atas kesulitan yang dihadapi. (*)

*Reporter: Rahmadani

Berita Terkait

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester
Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri
Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara
Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi
Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha
Pengaruh Musik terhadap Suasana Hati di Kalangan Remaja
Malam Hari Jadi Waktu Favorit Mahasiswa Menyelesaikan Tugas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:35 WITA

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Juni 2026 - 23:27 WITA

Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WITA

Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi

Berita Terbaru

Potret Sahril Buchori Saat Memberikan Materi Kepada Anak PMI di Malaysia, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:17 WITA

Potret Saat Pelaksanaan Kegiatan  PKM Internasional di Malaysia, (Foto: Ist)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:54 WITA

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA