PROFESI-UNM.COM – Dinamika organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) kini memasuki babak baru. Nur Intan Maharani Ilyas, mahasiswa Pendidikan Khusus (PKH) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), resmi menjadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden BEM UNM untuk sisa masa jabatan periode 2025-2026.
Penunjukan Intan terjadi guna mengisi kekosongan nakhoda di lembaga eksekutif tertinggi mahasiswa tingkat universitas. Dalam keterangannya, Intan menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi.
“Penunjukan saya sebagai Plt. Presiden BEM UNM merupakan bagian dari mekanisme organisasi setelah adanya berbagai dinamika kemarin. Ketika posisi presiden mengalami kekosongan, tentu lembaga tidak boleh berhenti berjalan,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menuturkan penunjukan dirinya telah melalui proses diskusi yang mempertimbangkan berbagai aspek. Setelah melalui pertimbangan terhadap beberapa nama, forum akhirnya memberikan kepercayaan kepada Intan untuk sementara waktu.
“Ada beberapa nama yang menjadi pertimbangan, barangkali ditinjau dari konsistensi keaktifan pengurus pra dan pascadinamika lembaga. Setelah proses diskusi, saya dipercaya oleh teman-teman untuk mengemban amanah itu sementara waktu,”
Sebagai langkah awal, Intan memprioritaskan stabilitas internal untuk memulihkan BEM UNM. Fokus utamanya dalam waktu dekat adalah merampungkan kembali kerumpangan struktural yang ada, sehingga organisasi dapat kembali berjalan normal.
“Prioritas dalam waktu dekat ini untuk menjaga stabilitas internal, yakni merampungkan kembali kerumpangan struktural agar BEM UNM bisa kembali berjalan normal,”
Rekam jejak organisasinya yang cukup panjang dan berjenjang memberi kepercayaan. Ia mengawali pengalaman organisasinya melalui PPI Kota Palopo pada tahun 2019, kemudian aktif di tingkat jurusan melalui HMJ PKH FIP UNM 2022-2024, serta tergabung dalam IPMIL Raya UNM.
Sebelum memimpin pada tingkat universitas, Intan merupakan Presiden BEM FIP UNM periode 2024-2025. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai Kepala Departemen Perempuan FMN Ranting UNM serta pernah menjabat sebagai Staf Kementerian Riset dan Pengembangan Organisasi BEM UNM. (*)
*Reporter: Hafid Budiawan







