Tips Meningkatkan Fokus Mahasiswa di Tengah Distraksi Digital

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa yang Sibuk Menggunakan Smartphone, (Foto: AI.)

Ilustrasi Mahasiswa yang Sibuk Menggunakan Smartphone, (Foto: AI.)

PROFESI-UNM.COM – Distraksi digital kini menjadi salah satu hambatan nyata bagi mahasiswa. Media sosial, aplikasi hiburan, dan notifikasi yang terus muncul sering kali mengganggu konsentrasi. Akibatnya, produktivitas menurun dan tugas kuliah sulit terselesaikan dengan baik. Untuk menjaga fokus, sangat perlu strategi yang lebih terarah.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menerapkan digital minimalism. Caranya dengan mengurangi aplikasi yang tidak relevan, menonaktifkan notifikasi, dan memanfaatkan fitur focus mode. Dengan begitu, ruang digital terasa lebih sederhana dan tidak terlalu memancing rasa ingin tahu berlebihan.

Baca Juga Berita :  Rebahan Berkualitas: Gaya Istirahat Mahasiswa Masa Kini

Teknik Pomodoro juga terbukti membantu. Waktu belajar kita bagi menjadi 25 menit fokus, lalu istirahat singkat 5 menit. Pola ini menjaga otak tetap segar dan mengurangi kejenuhan. Setelah beberapa siklus, mahasiswa bisa mengambil istirahat lebih panjang untuk memulihkan energi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, lingkungan belajar turut menentukan kualitas konsentrasi. Tempat tenang seperti perpustakaan atau ruang khusus belajar biasanya lebih mendukung. Jika tidak tersedia, musik instrumental atau white noise dapat membantu menutup gangguan suara. Suasana yang terkontrol membuat fokus lebih mudah untuk kita pertahankan.

Baca Juga Berita :  Mudik Lebaran sebagai Tradisi Silaturahmi Mahasiswa

Lebih lanjut, multitasking digital sebaiknya dihindari. Belajar sambil membuka media sosial justru menurunkan kualitas konsentrasi. Membuat daftar prioritas harian dan menyelesaikan satu tugas sebelum beralih ke tugas lain akan lebih efektif sekaligus mengurangi stres.

Teknologi pada akhirnya bisa menjadi alat bantu yang positif. Aplikasi pencatat ide, mindmap, atau platform e-learning mendukung proses belajar. Dengan menjadikan teknologi sebagai sarana produktif, mahasiswa tetap bisa fokus sekaligus memaksimalkan potensi digital untuk kepentingan akademik. (*)

*Reporter: Nur Hafizhah

Berita Terkait

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas
Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan
Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa
Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas
Tingkatkan Peluang Lolos, Ini Langkah Mempersiapkan Seleksi Beasiswa
Inovasi Mahasiswa Dorong Solusi Kreatif bagi Masyarakat
Suka Manis Tetap Bisa Diet dengan Pilihan yang Lebih Sehat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:35 WITA

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:11 WITA

Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:54 WITA

Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:59 WITA

Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:50 WITA

Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA