17+8 Tuntutan Rakyat Jadi Sorotan Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

17+8 Tuntutan Rakyat yang viral di medsos dengan didominasi warna pink dan hijau. (Foto; Int)

17+8 Tuntutan Rakyat yang viral di medsos dengan didominasi warna pink dan hijau. (Foto; Int)

PROFESI-UNM.COM – Gelombang demonstrasi besar-besaran sejak akhir Agustus 2025 melahirkan platform tuntutan baru bernama 17+8 Tuntutan Rakyat. Gerakan ini langsung menyita perhatian publik setelah viral di media sosial dan sejumlah tokoh muda bersama aktivis membawanya ke Gedung DPR.

Istilah 17+8 merujuk pada dua kategori tuntutan. Sebanyak 17 tuntutan bersifat jangka pendek dengan tenggat waktu satu minggu, sedangkan 8 tuntutan lain menjadi agenda jangka panjang dengan target penyelesaian satu tahun. Para penggagas mengarahkan tuntutan ini kepada Presiden, DPR, partai politik, Polri, TNI, hingga kementerian ekonomi.

Massa merumuskan gerakan ini sebagai respons terhadap isu kenaikan fasilitas DPR, meningkatnya biaya hidup, serta kekerasan aparat terhadap demonstran. Kematian Affan Kurniawan dalam aksi 30 Agustus semakin memicu kemarahan publik yang menuntut transparansi dan penegakan hukum.

Isi 17 tuntutan jangka pendek menekankan penghentian kriminalisasi demonstran, pembebasan tahanan aksi, pembekuan kenaikan gaji serta tunjangan DPR, dan penarikan TNI dari tugas pengamanan sipil. Sedangkan 8 tuntutan jangka panjang menekankan reformasi struktural, mulai dari penghapusan privilese DPR, penguatan fungsi oposisi, revisi UU Polri dan UU TNI, hingga pengesahan UU Perampasan Aset Koruptor.

Sejumlah figur publik mendorong lahirnya platform ini, seperti Jerome Polin, Andovi da Lopez, Jovial da Lopez, Fathia Izzati, dan Andhyta Firselly Utami. Mereka merumuskan tuntutan hanya dalam waktu sekitar tiga jam setelah menyaring ratusan poin dari masyarakat sipil dan kelompok aktivis.

Baca Juga Berita :  Tips Menghindari Hujan Saat Ingin Berpeergian

Pemerintah menunjukkan sikap serius menghadapi gerakan ini. Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pemerintah tidak akan mengabaikan 17+8 Tuntutan Rakyat. Ia juga menekankan penegakan hukum yang adil dan meminta Komnas HAM mengawasi tindakan aparat selama demonstrasi.

DPR RI mulai membahas tuntutan tersebut dalam rapat internal. Beberapa fraksi menyatakan kesiapan berdialog dengan publik. Namun masyarakat masih menunggu bukti konkret. Gelombang aksi lanjutan diperkirakan tetap berlanjut hingga tenggat pemenuhan tuntutan jangka pendek pada 5 September 2025. (*)

*Reporter: Muhammad Nasruddin

Berita Terkait

Kebiasaan Menunda Tugas Masih Jadi Masalah Mahasiswa
Kenali Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui
Psikologi Warna dan Makna Mendalam di Balik Spektrum Visual
Mahasiswa Mulai Adaptasi Perkuliahan Pasca Lebaran
Lawan Gaya Hidup Sedentary, Ini Tips Sehat untuk Mahasiswa
Risiko Kelelahan Mata dan Gangguan Tidur pada Era Digital
Tips Masuk Perguruan Tinggi Negeri Impian
Cara Tetap Fokus Meskipun Banyak Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:27 WITA

Kebiasaan Menunda Tugas Masih Jadi Masalah Mahasiswa

Minggu, 5 April 2026 - 18:47 WITA

Kenali Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui

Senin, 23 Maret 2026 - 00:35 WITA

Psikologi Warna dan Makna Mendalam di Balik Spektrum Visual

Senin, 23 Maret 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswa Mulai Adaptasi Perkuliahan Pasca Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:48 WITA

Lawan Gaya Hidup Sedentary, Ini Tips Sehat untuk Mahasiswa

Berita Terbaru

Potret Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Saat Mengukuhkan Angkatan 2024, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Senin, 20 Apr 2026 - 20:51 WITA

Surat Edaran tentang Pelaksanaan UTBK-SNBT UNM 2026, (Foto: Int)

Tak Berkategori

Aktivitas Kampus Sementara Dihentikan Selama UTBK-SNBT 

Senin, 20 Apr 2026 - 19:34 WITA

Potret Andi Nabila Aini A. Wisudawan terbaik FSD periode April 2026, (Foto: Ist).

Fakultas Seni dan Desain

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 Apr 2026 - 19:20 WITA