Saran Mahasiswa Baru Dalam Memilih Laptop Kuliah

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa sedang memilih laptop di pusat perbelanjaan elektronik (Foto: Ai)

Mahasiswa sedang memilih laptop di pusat perbelanjaan elektronik (Foto: Ai)

 

PROFESI–UNM.COM – Memasuki awal perkuliahan, mahasiswa baru di Universitas Negeri Makassar mulai mempersiapkan berbagai perlengkapan penunjang studi. Salah satu perangkat yang menjadi prioritas adalah laptop. Dengan beragam pilihan di pasaran, tak sedikit mahasiswa merasa bingung menentukan perangkat yang tepat sesuai kebutuhan akademik dan anggaran.

Pakar teknologi kampus menyarankan agar mahasiswa menyesuaikan spesifikasi laptop dengan jurusannya. Untuk mahasiswa di bidang Teknik, Desain, atau Multimedia, saran menggunakan prosesor minimal Intel Core i5 atau AMD Ryzen 5, RAM 8 GB, serta kartu grafis khusus agar mampu menjalankan aplikasi berat. Sementara itu, untuk jurusan Sosial, Pendidikan, atau Bahasa, spesifikasi yang lebih ringan seperti Intel Core i3 atau Ryzen 3 dengan RAM 4–8 GB dan penyimpanan SSD sudah memadai.

Penyimpanan berbasis SSD menjadi poin utama. Perangkat dengan SSD 256 GB bernilai cukup untuk kebutuhan kuliah, namun kapasitas 512 GB akan memberikan kenyamanan lebih. Selain itu, faktor portabilitas juga patut jadi pertimbangan. Laptop dengan bobot di bawah 1,6 kg dan layar 13–14 inci bernilai ideal bagi mahasiswa yang sering berpindah lokasi belajar.

Daya tahan baterai pun menjadi aspek krusial.Memilih laptop yang mampu bertahan minimal 6–8 jam dalam penggunaan normal, sehingga mahasiswa tidak bergantung pada colokan listrik di ruang kuliah. Tak kalah penting, mahasiswa juga perlu memastikan perangkat yang  memiliki garansi resmi minimal satu tahun serta dukungan jaringan layanan purna jual yang luas.

Baca Juga Berita :  Rekomendasi Jurnal Akademik Terpercaya

Dengan kisaran harga yang bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga di atas Rp15 juta, mahasiswa menentukan anggaran sejak awal untuk mempermudah proses seleksi. Perangkat yang dipilih dengan tepat diyakini mampu menunjang produktivitas belajar, bahkan hingga menyelesaikan masa studi.(*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak
Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026
Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Kolaborasi Strategis UNM dan BRIN untuk Kemajuan Riset Indonesia 2045
Euforia Piala Dunia Waktu Untuk Mahasiswa lepas Penat
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:18 WITA

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:22 WITA

Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:27 WITA

Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:50 WITA

Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa yang sedang sosialisasi dengan warga, (Foto: AI.)

wiki

Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:39 WITA

Ilustrasi seseorang yang sedang flu akibat cuaca perubahan cuaca, (Foto: AI.)

wiki

Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:28 WITA