Ragam Tradisi Warga Sambut HUT RI, dari Gotong Royong hingga Tirakatan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ketika menjelang kemerdekaan, (Foto: Int.)

Suasana ketika menjelang kemerdekaan, (Foto: Int.)

 

PROFESI-COM.UNM – Setiap bulan Agustus, masyarakat Indonesia menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai tradisi khas. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan, tetapi juga simbol semangat nasionalisme dan persatuan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu tradisi utama adalah gotong royong membersihkan lingkungan. Warga dari berbagai daerah berkumpul untuk membersihkan selokan, merapikan jalan, mengecat tembok, serta memperbaiki fasilitas umum. Kegiatan ini menciptakan suasana kebersamaan yang erat menjelang 17 Agustus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi lain yang selalu di lakukan ialah menghiasi lingkungan dengan nuansa merah putih. Bendera dikibarkan di setiap rumah, umbul-umbul dipasang di pinggir jalan, dan gapura-gapura dicat ulang dengan desain kreatif. Warna-warna nasional mendominasi kampung, desa, hingga kota besar.

Baca Juga Berita :  Yang Harus Disiapkan Mahasiswa Sebelum Ngekos

Selain itu, perlombaan tradisional menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan. Mulai dari balap karung, panjat pinang, tarik tambang, hingga lomba makan kerupuk, kegiatan ini menjadi hiburan rakyat yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat dari anak-anak hingga orang tua.

Beberapa daerah juga menggelar karnaval kemerdekaan dan pentas seni budaya. Warga mengenakan pakaian adat, membawa atribut perjuangan, dan menampilkan pertunjukan seni lokal sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya dalam bingkai kemerdekaan.

Tradisi malam tirakatan juga masih dipertahankan di berbagai wilayah. Malam sebelum 17 Agustus diisi dengan doa bersama, renungan perjuangan, dan makan bersama warga. Tirakatan menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk refleksi atas jasa para pahlawan bangsa.

Baca Juga Berita :  [PROFESI-WIKI] Komponen Kimiawi Penyusun Sel

Tidak hanya seremonial dan hiburan, tradisi menyambut kemerdekaan juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti donor darah, pembagian sembako, bakti sosial, dan kunjungan ke panti asuhan. Tradisi ini menegaskan nilai kepedulian dan gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.

Seluruh rangkaian tradisi ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga terus menyatu dalam kehidupan masyarakat. Melalui berbagai cara, warga Indonesia terus menjaga warisan semangat perjuangan dengan cara-cara yang penuh makna dan kebersamaan. (*)

*Reporter: Eka Septi Irianti

Berita Terkait

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester
Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri
Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara
Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi
Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha
Pengaruh Musik terhadap Suasana Hati di Kalangan Remaja
Malam Hari Jadi Waktu Favorit Mahasiswa Menyelesaikan Tugas
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:27 WITA

Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WITA

Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:47 WITA

Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA