Kolaborasi Tiga Komisariat IMM UNM Hadirkan Pelatihan Media Kreatif

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 00:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama selesai seusai pelatihan (Foto: ist)

Foto bersama selesai seusai pelatihan (Foto: ist)

 

PROFESI-UNM.COM – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar merealisasikan program pelatihan jurnalistik dan desain grafis.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di Aula Balai Bahasa Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu–Minggu (21–22/6/2025). Ketiga komisariat melaksanakan rangkaian kegiatan yang bertemakan “Jurnalistika Desain, Kabar dalam Warna.”

 

Dalam kesempatan tersebut, para peserta yang berjumlah 12 orang tersuguhkan berbagai macam teknik dan referensi mendalam terkait jurnalistik dan desain grafis.

 

Pemanfaatan media sosial dalam era teknologi dan informasi memberikan peranan yang begitu signifikan bagi kebermanfaatan masyarakat luas. Hadirnya kegiatan pelatihan jurnalistik dan desain menjadi wadah bagi para peserta dalam mengembangkan potensi dalam diri mereka.

 

Munira, ketua komisariat pelaksana dari FEB, menjelaskan bahwa adanya kegiatan ini  sebagai wadah pembelajaran dan laboratorium bagi peserta, terutama para kader IMM untuk mengembangkan potensi diri di tengah gempuran era informasi.

 

“Kegiatan pelatihan jurnalistik dan desain grafis ini kami gagas sebagai ruang pembelajaran sekaligus laboratorium kreativitas bagi kader-kader IMM. Di era informasi yang serba cepat, kemampuan dalam menyampaikan pesan secara tepat, baik melalui tulisan maupun visual, menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Pascasarjana TP UNM dan ULM Jalin Kerja Sama, Dorong Mahasiswa Jadi Edutechnopreneur

 

Munira melanjutkan bahwa kegiatan yang terselenggara tidak hanya memberikan pelatihan secara teknis, akan tetapi memberikan bekal kepada para peserta untuk membuat dan menyebarkan informasi secara bijak.

 

“Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kritis dalam menggunakan media sebagai alat untuk berdakwah, advokasi, serta pemberdayaan umat,” jelasnya.

 

Sejalan dengan itu, Muhammad Asrin selaku ketua panitia memberikan pernyataan yang sama serta mengucap syukur atas terlaksananya kegiatan yang telah berlangsung.

 

“Sebagai ketua panitia, saya merasa sangat bersyukur dan bangga karena kegiatan pelatihan jurnalistik dan desain ini dapat terlaksana dengan lancar. Kegiatan ini memberikan ruang belajar yang bermanfaat, terutama mengasah kemampuan peserta dalam mengemas dan mendesain berita secara kreatif, informatif, dan etis,” pungkasnya.

Baca Juga Berita :  Menjelajahi Teori-teori Belajar, Behaviorisme hingga Konstruktivisme

 

Peserta dengan latar belakang organisasi dan instansi perguruan tinggi yang berbeda-beda mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan kondusif. Dengan materi yang menarik serta kondisi belajar yang menyenangkan menjadi hal yang membuat para peserta mengikuti pelatihan hingga selesai.

 

Fahira, peserta pelatihan, memberikan respons terkait dengan kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa eksplorasi kreativitas serta terdapatnya praktik secara langsung memberikan kesan bagi dirinya.

 

“Kalau kesannya, lebih bisa eksplorasi kreativitas dan langsung praktik menulis berita dan bikin desain. Meskipun dua hari yang singkat tapi penuh ilmu,” ungkapnya.

 

Dengan terealisasinya kegiatan ini, peserta juga dapat membekali dirinya dengan kemampuan literasi yang mumpuni. Ini sejalan dengan amanat oleh Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Toha Machsum. Ia menjelaskan bahwa sebagai calon jurnalis, para peserta semestinya memiliki keilmuan dan kemampuan literasi yang baik.

 

“Kalian sebagai calon-calon jurnalis yang profesional dan andal juga harus memiliki ilmu yang kuat. Kemudian  banyak membaca dan menulis,” ungkap Toha.  (*)

 

*Reporter: Angnis Arimayanti

Berita Terkait

Owner Hibrida Florist Sampaikan Tanpa Modal Uang Bisa Buat Usaha
FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata
UPA BK Hadirkan Program Kesehatan Mental di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65
Perpanjangan Batas Pembayaran UKT Semester Gasal hingga 30 Juli 2026
Kilas Balik 1976, Jejak Awal Lahirnya Lembaga Pers Mahasiswa Profesi
UTBK Seleksi Mandiri Digelar Pekan Ini, Kegiatan Kampus Beralih ke Daring
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:31 WITA

Owner Hibrida Florist Sampaikan Tanpa Modal Uang Bisa Buat Usaha

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44 WITA

FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 22:28 WITA

Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata

Senin, 20 Juli 2026 - 22:11 WITA

UPA BK Hadirkan Program Kesehatan Mental di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WITA

Perpanjangan Batas Pembayaran UKT Semester Gasal hingga 30 Juli 2026

Berita Terbaru

Pamflet Cara Presentasi di Depan Audiens, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas

Jumat, 24 Jul 2026 - 01:50 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Berdiskusi dan Mengembangkan Inovasi sebagai Upaya Menciptakan Solusi Kreatif yang Bermanfaat bagi Masyarakat, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Inovasi Mahasiswa Dorong Solusi Kreatif bagi Masyarakat

Jumat, 24 Jul 2026 - 01:39 WITA