Rektor Tegaskan Komitmen Nasional Cetak Pendidik Profesional

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru sebagai pendidik, (Foto: Firmansyah.)

Guru sebagai pendidik, (Foto: Firmansyah.)

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar prosesi wisuda untuk Program Profesi Guru (PPG) Guru dalam Jabatan Buletin 3 Tahun 2024 periode Mei 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga menjadi panggung pernyataan komitmen nasional. Tentunya dalam mencetak pendidik profesional yang siap berkompetisi di era transformasi pendidikan.

Dalam pidato wisuda Rektor UNM, Karta Jayadi semangat pembaruan dan dedikasi terhadap profesi guru menjadi benang merah yang mengikat seluruh bagian acara. Rektor menyampaikan bahwa wisuda kali ini diikuti oleh peserta dari seluruh penjuru Nusantara yang telah menyelesaikan program sertifikasi guru secara intensif. Hal ini ia sampaikan pada acara wisuda yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi, Rabu (21/5).

“Pada hari ini, hari yang sangat berbahagia, izinkan saya selaku Rektor Universitas Negeri Makassar beserta seluruh unsur pimpinan dan civitas akademika mengucapkan selamat atas wisuda dan sumpah profesi guru pada Program Profesi Guru PPG Guru Tertentu Dalam Jabatan Buletin 3 Tahun 2024 Universitas Negeri Makassar periode Mei tahun 2025, yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara,” ujarnya.

Bukan Sekedar Angka

Lebih jauh, Rektor menegaskan bahwa pencapaian akademik para peserta bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kualitas baru dalam pendidikan nasional.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan kelulusan, namun demikian kita pun merayakan komitmen nasional untuk mencetak guru-guru hebat. Guru-guru yang profesional, memiliki daya saing tinggi, dan berjiwa penggerak. Melalui program PPG Guru Tertentu, pemerintah menargetkan ketuntasan sertifikasi guru dalam waktu 3 tahun,” ungkapnya.

Pernyataan ini memperkuat visi pemerintah untuk mengejar ketertinggalan dalam kompetensi pendidik, dan memastikan setiap guru yang lulus dari PPG memiliki kesiapan mental, keilmuan, serta tanggung jawab moral yang tinggi.

“Angka-angka yang disebutkan pada wisudawan kali ini itu hanya angka-angka secara kuantitatif. Tapi secara kualitatif, Anda cukup berpengaruh terhadap bagaimana peningkatan kualitas pendidikan di Nusantara,” tuturnya.

Baca Juga Berita :  UKM LKIMB UNM Helat EMPATI National Competition Batch III

Rektor UNM Ajak Lulusan PPG Jadi Pemantik Inovasi Pendidikan

Dalam kesempatan itu pula, Rektor menekankan pentingnya kesadaran personal dalam mengembangkan kompetensi. Meskipun sistem PPG memiliki aturan secara terpusat dan mengikuti standar nasional, pada akhirnya kualitas guru kalian tentukan masing-masing.

“Namun demikian, itu semua hanya sebagai pemantik. Yang menentukan bagaimana kualifikasi kita adalah Anda sendiri,” pungkasnya.

Sebanyak 12.290 peserta mengikuti wisuda kali ini, baik secara langsung maupun daring. Mereka berasal dari berbagai latar belakang daerah dan pengalaman, namun memiliki satu semangat yang sama menjadi pendidik profesional yang berdedikasi.

Momen wisuda ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan di UNM dan di Indonesia, di mana penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau institusi, tetapi komitmen kolektif seluruh bangsa. (*)

*Reporter: Firmansyah

Berita Terkait

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
UNM Kukuhkan Enam Guru Besar dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65
Berita ini 363 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:17 WITA

Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA