PPs UNM Wajibkan Mahasiswa Baru Publikasi Jurnal Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 6 September 2016 - 21:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PPs UNM saat memberikan sambutannya pada acara matrikulasi umum mahasiswa baru S2 program beasiswa kerjasama PPs UNM, Pengelola Dana Keuangan (LPDP), dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng di Gedung Pascasarjana, Selasa (6/9). (Foto: Ist)
Direktur PPs UNM saat memberikan sambutannya pada acara matrikulasi umum mahasiswa baru S2 program beasiswa kerjasama PPs UNM, Pengelola Dana Keuangan (LPDP), dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng di Gedung Pascasarjana, Selasa (6/9). (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) mewajibkan mahasiswa baru Program Magister (S2) untuk menerbitkan jurnal nasional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur PPs UNM, Jasruddin saat membawakan sambutannya pada acara matrikulasi umum mahasiswa baru S2 program beasiswa kerjasama PPs UNM, Pengelola Dana Keuangan (LPDP), dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng di Gedung Pascasarjana, Selasa (6/9).

Menurutnya, predikat cumlaude bagi mahasiswa baru angkatan 2016 bukan hanya dilihat dari Indeks Prestasi Komulatif (IPK) saja, namun juga harus di tunjang dengan penerbitan jurnal nasional. “Selain nilai cumlaude, kita ingin mereka menulis artikel yang dipublikasikan pada jurnal nasional,” ungkapnya.

Lanjut, Jasruddin mengatakan kebijakan tersebut dibuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan publikasi karya ilmiah dari UNM. “Kita lakukan secara bertahap 2017 mereka dapat menerbitkan jurnal nasional bereputasi, 2018 jurnal internasional, dan 2019 jurnal internasional bereputasi,” katanya.

Baca Juga Berita :  Dosen Tekankan Mahasiswa Perlu Melek Politik Bukan Sekadar Menjadi Pengikut

Sementara itu, Asisten Direktur Bidang Akademik, Anshari mengungkapkan kebijakan tersebut sebagai syarat memperoleh predikat cumlaude. “Biar IPK tinggi dan cepat selesai, tapi tidak menerbitkan jurnal nasional, maka tidak iberi predikat cumlaude,” jelasnya, (*)


*Reporter: Resa Saputra

Berita Terkait

BRIN Dorong Rumah Inovasi Indonesia untuk Jembatani Kesenjangan Riset dan Industri
Kepala BRIN RI Tekankan Kolaborasi Antara BRIN dengan Perguruan Tinggi
Pendaftaran Trail Run Bulu Tana 2026 Resmi Dibuka
Kolaborasi Strategis UNM dan BRIN untuk Kemajuan Riset Indonesia 2045
Plt Rektor UNM Optimistis Swasembada Pangan Berkelanjutan
Tanggapi Polemik Film Pesta Babi, Mentan RI Undang 118 BEM Se-Indonesia
Dialog Bersama Mahasiswa, Mentan RI Respons Keluhan Pupuk Subsidi
Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:47 WITA

BRIN Dorong Rumah Inovasi Indonesia untuk Jembatani Kesenjangan Riset dan Industri

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:20 WITA

Kepala BRIN RI Tekankan Kolaborasi Antara BRIN dengan Perguruan Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:02 WITA

Pendaftaran Trail Run Bulu Tana 2026 Resmi Dibuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:51 WITA

Kolaborasi Strategis UNM dan BRIN untuk Kemajuan Riset Indonesia 2045

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:42 WITA

Plt Rektor UNM Optimistis Swasembada Pangan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Siswa SMAN 9 Makassar (Foto: Ist).

UKM Maphan UNM

UKM Maphan Gelar Penyuluhan Cegah HIV dan Napza

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:07 WITA

Potret seorang wanita sedang menggunakan skincare, (Foto: Int.)

wiki

Kenali Kandungan Aktif Sesuai Masalah Kulit

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:13 WITA