Dosen PKK FT UNM Latih IRT di Soppeng untuk Buat Masker dari Kain Perca

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2020 - 11:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Dosen Pendidikan Kesejahteraan keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) melatih Ibu Rumah Tangga (IRT) membuat masker dari perca kain guna mencegah penularan virus corona. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Mario Riawa Kabupaten Soppeng, Rabu (13/5).

Adapun judul PKM ini yaitu, ‘PKM Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga dalam Memanfaatkan Perca Kain untuk Pencegahan Penyakit Virus Corona’.

Salah satu anggota tim, Hamidah Suryani mengatakan pada pelatihan tersebut mereka mengajarkan cara menjahit beberapa model masker yang aman digunakan dengan varian yang memiliki ruang tisu.

Tak hanya model masker yang beragam, model talinyapun beragam dan disesuaikan dengan pengguna serta pemasangan talinya menggunakan bahan yang berbeda sesuai dengan bentuk masker,


“Model-model masker yang dihasilkan ada yang berbentuk persegi dilipit-lipit, ada pula yang berbentuk scuba. Sedangkan untuk pemasangan tali, ada yang menggunakan karet baby elastis maupun yang menggunakan tali berbentuk bisban dari bahan perca kain dengan bentuk earloop dan headloop,” katanya.

Selanjutnya, Ia juga menjelaskan bahan dari perca kain tersebut dapat menghambat dan mencegah 70% penyebaran virus corona, apabila dibuat dengan bahan yang sesuai dengan standar protokol kesehatan COVID-19.

“Dibuat dengan mempertimbangkan segi ketebalan pembuatannya maupun jenis kain yang telah terseleksi,” lanjutnya.

Baca Juga Berita :  PKK FT UNM Buka Seleksi Model

Sehubungan dengan itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Bakhrani A. Rauf menyampaikan bahwa kegiatan yg dilakukan Dosen Pengabdian Masyarakat dari jurusan PKK melalui LP2M ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mengembangkan keterampilan IRT.

“Dengan memanfaatkan keterampilan menjahit ibu-ibu rumah tangga maka pelatihan ini sangat berguna untuk menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam membuat masker dari perca kain. Hasil dari menjahit masjer ini juga dapat menjadi penghasilan tambahan untuk Ibu-ibu,” jelasnya.

Adapun tim pelaksana kegiatan ini yaitu, Hamidah Suryani, Irmayanti, dan Syarifah Suryana.(*)

*Reporter: Ratu F. A.

Berita Terkait

Parkiran Basement FEB UNM Kembali Digunakan, Perbaikan Masih Berlanjut
Panitia Seleksi Satgas PPK UNM Minta Fakultas Usulkan Dua Mahasiswa
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Lolos Beasiswa DAAD di Düsseldorf, Jerman
Raih 3 Penghargaan pada Kompetisi Nusantara Creative Competition 3
Tim Robotron Tunjukkan Inovasi Robotika di ELCCO 2026 Bali
Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Lolos Google Students Ambassador 2026
Mahasiswi FMIPA Lolos Google Student Ambassador 2026
Dua Tahun Menenun Prestasi, Mahasiswa TP Puncaki Pilmapres Tingkat Jurusan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:26 WITA

Parkiran Basement FEB UNM Kembali Digunakan, Perbaikan Masih Berlanjut

Selasa, 14 April 2026 - 22:43 WITA

Panitia Seleksi Satgas PPK UNM Minta Fakultas Usulkan Dua Mahasiswa

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WITA

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Lolos Beasiswa DAAD di Düsseldorf, Jerman

Minggu, 12 April 2026 - 22:24 WITA

Raih 3 Penghargaan pada Kompetisi Nusantara Creative Competition 3

Minggu, 12 April 2026 - 22:19 WITA

Tim Robotron Tunjukkan Inovasi Robotika di ELCCO 2026 Bali

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA