Haris Azhar: Jangan Takut Membela Hak Asasi Manusia

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 24 November 2019 - 18:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Seminar Nasional Pendidikan yang bertema kan ‘Revitalisasi Hukum, dan Pendidikan dalam Perspektif Perlindungan, Penghormatan, dan Pemenuhan HAM di Indonesia’ di Ballroom Pinisi Lt. 2 Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar di Jln AP Pettarani Makassar, Minggu (24/11).

Aktivis HAM dan Pengacara, Haris Azhar, menjadi salah satu pemateri di seminar ini. Ia mengatakan bahwa semua peristiwa peperangan, penindasan, kekerasan, dan perbudakan selalu menimbulkan korban jiwa.

“Dalam hal ini konsep penderitaan, pemikiran dan intervensi membentuk suatu organisasi untuk membela gerakan HAM secara universal yaitu PBB,” kata Haris yang merupakan Direktur Lokataru.

“Hak asasi manusia sudah melekat dalam jiwa dan raga manusia. Karena HAM bukan pemberian negara tapi negara diciptakan untuk melindungi Hak Asasi kita,” tambahnya.

Menurutnya melalui hukum, hak asasi manusia dan hak konstitusional harus dilindungi, dihormati, dan ditanggungjawabkan oleh negara. Hukum yang ideal adalah hukum yang mekanisme pelaksanaannya berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan sedangkan hukum yang membangkang adalah hukum yang tidak sesuai dengan semestinya.

Baca Juga Berita :  BEM UNM Resmi Buka National Advance Training ke-17

“Hukum menjadi alat kejahatan bagi kita, jika tidak digunakan sebagaimana adanya seperti diskriminatif antara kaum elite dan kaum rendah.,” katanya.

Lanjut, ia mengatakan peran pendidikan adalah kita bebaskan diri dalam menyusun argumentasi serta membangun komunikasi. Dan jangan takut dituntut radikal. Ilmu pemgetahuan dibangun karena adamya Saintific radikal. Kita tdak akan maju tanpa adanya perkembangan ilmu pengetahuan.

“Keberanian harus diperlukan karena anda akan di bodohi dan dimanfaatkan jika takut,” tutupnya

*Reporter: Fitria Indah/ Editor: Fikri

Berita Terkait

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah
FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual
Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen
Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal
LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022
Hipma Gowa Komisariat UNM Gelar Nobar Film Pesta Babi, Soroti Dampak PSN di Papua
Ketua Umum Terpilih HMPS Pend. Ekonomi Tegaskan Pentingnya Solidaritas dalam Organisasi
Harumkan Almamater, HMSP FT Raih Dua Penghargaan di Ajang Civil Fest II
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:52 WITA

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:48 WITA

FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:14 WITA

Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:03 WITA

LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022

Berita Terbaru

Potret Sahril Buchori Saat Memberikan Materi Kepada Anak PMI di Malaysia, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:17 WITA

Potret Saat Pelaksanaan Kegiatan  PKM Internasional di Malaysia, (Foto: Ist)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:54 WITA

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA