BEM UI Beri Jokowi Kartu Kuning, Ini Tanggapan Mudabbir

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 4 Februari 2018 - 12:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa saat memberi Presiden Joko Widodo kartu kuning di Balairunjg UI, Depok (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM), Mudabbir turut memberikan komentar tentang aksi kartu kuning yang dilayangkan Zaadit Taqwa, Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), terhadap Presiden Joko Widodo. Kartu kuning tersebut dilayangkan saat Jokowi memberi sambutan pada Dies Natalis UI yang ke 68 di Balairung, Jumat (2/2).

Menurut Mudabbir, keberanian Zaadit Taqwa perlu diapresiasi. Gerakannya dianggap sederhana tapi dapat menyampaikan pesan secara mendalam.

Baca Juga Berita :  Begini Kesan PKKMB Bagi Maba Fmipa

Ia mengaku sepaham dengan tuntutan BEM UI. Sebelumnya, tiga tuntutan tersebut, pertama, terkait gizi buruk di Papua untuk segera diselesaikan oleh pemerintah. Tuntutan kedua yang disuarakan Zaadit, terkait PLT atau penjabat Gubernur yang berasal dari perwira tinggi TNI/Polri, dan tuntutan ketiga mengenai persoalan Permenristekdikti tentang Organisasi Mahasiswa (Ormawa), karena dapat mengancam kebebasan berorganisasi dan gerakan kritis mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tuntutan kami di BEM UNM searah dengan itu, termasuk draft Permenristek tentang ormawa. Kemarin di Bekasi pada agenda sosialisasi draft itu, UNM termasuk yang menolak draft tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  Unjuk Rasa di Waktu Libur, Massa Lebih Sedikit

Lanjut, Mahasiswa Jurusan Psikologi ini juga mengecam akan melakukan tindakan apabila Ketua BEM UI mendapat sanksi akibat aksi yang ia lakukan.

“Jika saudara kami, Zaadit didiskriminalisasi, tentu kami tidak akan tinggal diam,” tuturnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter : St. Reski Amalia / Editor: Wahyudin

Berita Terkait

Tangkal Berita Hoax, Berikut Cara Kenali Dis-Misinformasi
Ikut Program Permata di UNM, Ini Kesan Mahasiswa UNNES
Founder Sejuk Jelaskan Keberagaman Dalam Perspektif HAM
Begini Sosok Abdullah Dola di Mata Keluarga
Aksi FIS Berbenah, Ini Tuntutan BEM
Cuti 10 Hari Idul Fitri, Rektor UNM Himbau Penanggung Jawab Unit Kerja Lakukan Hal ini
Rektor UNM Sebut Bukber PPs Sebagai Ajang Kunjungan Kerja
Bukalapak Sediakan Beasiswa Bagi Mahasiswa S1
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 September 2019 - 12:42 WITA

Tangkal Berita Hoax, Berikut Cara Kenali Dis-Misinformasi

Minggu, 15 September 2019 - 12:58 WITA

Ikut Program Permata di UNM, Ini Kesan Mahasiswa UNNES

Minggu, 9 September 2018 - 16:48 WITA

Founder Sejuk Jelaskan Keberagaman Dalam Perspektif HAM

Jumat, 31 Agustus 2018 - 20:09 WITA

Begini Sosok Abdullah Dola di Mata Keluarga

Senin, 13 Agustus 2018 - 20:11 WITA

Aksi FIS Berbenah, Ini Tuntutan BEM

Berita Terbaru

Potret Asia Ramli Prapanca di Acara Harlah ke-50 Tahun Profesi, (Dok. Profesi)

LPM Profesi UNM

Sejarah Wajah Baru LPM Profesi 1985, dari Buletin ke Tabloid Kampus

Senin, 6 Jul 2026 - 01:33 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Melakukan Aktivitas Perkuliahan, (Foto: Int.)

Berita Wiki

Tips Adaptasi di Dunia Kampus untuk Mahasiswa Tahun Pertama

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:10 WITA

Potret Judul Tulisan oleh Subuhan di Buku 25 Tahun Profesi, (Foto: Ficka Aulia Khaerunnisa)

Tak Berkategori

Cerita Alumni LPM Profesi dan Obsesinya Menjadi Pelaku Sejarah

Sabtu, 4 Jul 2026 - 22:36 WITA

Potret Alumni LPM Profesi UNM, Hazairin Sitepu, (Foto: Int.)

Hari Lahir

Lima Dekade LPM Profesi, Lahirkan Jurnalis dari Masa ke Masa

Sabtu, 4 Jul 2026 - 22:32 WITA