PROFESI-UNM.COM – Kemacetan sering menjadi persoalan utama di berbagai kota besar, termasuk Makassar. Aktivitas masyarakat yang padat pada jam sibuk membuat arus lalu lintas tersendat. Kemacetan sering menjadi persoalan utama di berbagai kota besar, termasuk Makassar. Aktivitas masyarakat yang padat pada jam sibuk membuat arus lalu lintas tersendat. Kondisi ini tidak hanya menguras waktu, tetapi juga energi pengendara.
Salah satu cara menghindari kemacetan adalah dengan memperhatikan waktu keberangkatan. Berangkat lebih awal atau lebih lambat dari jam sibuk dapat menjadi solusi sederhana. Dengan begitu, perjalanan akan terasa lebih lancar dan tidak terlalu padat.
Selain itu, pemanfaatan teknologi dapat membantu pengendara memilih jalur tercepat. Aplikasi peta digital mampu menunjukkan kondisi lalu lintas secara real time. Hal ini memungkinkan masyarakat menghindari jalan yang padat dan mencari alternatif lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menggunakan transportasi umum juga menjadi langkah efektif. Beberapa moda transportasi kini telah menyediakan layanan cepat dan terjadwal. Dengan begitu, pengendara dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang menambah kemacetan.
Kesadaran untuk berbagi kendaraan atau carpooling juga bisa menjadi pilihan. Dengan satu mobil yang diisi beberapa orang, jumlah kendaraan di jalan akan berkurang. Selain mengurangi macet, cara ini juga lebih hemat biaya.
Terakhir, diperlukan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Sikap tertib, seperti tidak menyerobot jalur dan mematuhi rambu, membantu arus jalan tetap lancar. Jika semua pengendara menerapkan hal ini, kemacetan dapat diminimalisir bersama-sama.(*)
*Reporter: Rahmat Hidayat







