Tips Mengatasi Sampah Plastik 

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret tumpukan sampah plastik, (Foto: Int.)

Potret tumpukan sampah plastik, (Foto: Int.)

 

 

PROFESI-UNM.COM – Sampah plastik, musuh bebuyutan lingkungan hidup kita, telah menjadi permasalahan global yang mendesak untuk diatasi. Tumpukan plastik yang tak terurai selama ratusan tahun mencemari daratan, lautan, dan bahkan udara, mengancam keberlangsungan ekosistem dan kesehatan manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, bukan berarti kita menyerah. Dengan kesadaran dan tindakan nyata, kita bisa mengurangi dampak buruk sampah plastik dan menciptakan lingkungan yang lebih lestari.

 

Salah satu langkah paling efektif adalah mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Ganti sedotan plastik dengan sedotan bambu atau stainless steel, bawa tas belanja sendiri dari rumah, dan tolak penggunaan plastik kemasan berlebihan saat berbelanja.

Baca Juga Berita :  Tips Bertahan di Tahun Pertama Kuliah

 

Pilih produk dengan kemasan yang ramah lingkungan, misalnya yang terbuat dari kertas daur ulang atau bahan biodegradable. Sadar akan pilihan konsumsi kita merupakan langkah awal yang krusial dalam perang melawan sampah plastik.

 

Selain mengurangi, kita juga perlu meningkatkan upaya daur ulang. Pisahkan sampah plastik dari sampah lainnya dan buanglah ke tempat yang telah disediakan.

 

Ketahui jenis plastik yang dapat didaur ulang dan pastikan untuk memisahkannya dengan benar. Dukungan terhadap program daur ulang pemerintah dan swasta juga sangat penting. Berpartisipasilah dalam kegiatan pengumpulan sampah plastik atau donasikan barang-barang plastik bekas pakai yang masih layak untuk didaur ulang.

Baca Juga Berita :  Kamu Mahasiswa Baru? Ini Lima Kiat Sukses Kuliah ala Mawapres UNM

 

Inovasi juga berperan penting dalam mengatasi masalah sampah plastik. Pengembangan teknologi pengolahan sampah plastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan. Dukungan terhadap riset dan pengembangan bahan alternatif pengganti plastik juga perlu ditingkatkan.

 

Bahan-bahan biodegradable dan komposabel dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan kita pada plastik.

 

Terakhir, edukasi dan kesadaran masyarakat merupakan kunci keberhasilan. Kampanye dan sosialisasi tentang bahaya sampah plastik dan cara mengatasinya perlu dilakukan secara intensif. (*)

 

*Reporter: Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Tips Jitu Mahasiswa Hindari Makanan Pemicu Gas Penyebab Perut Kembung
Cara Daftar Kuliah, Kenali Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Sejak Awal
Mahasiswa Baru Mulai Persiapkan Perlengkapan Kuliah Menjelang Tahun Ajaran Baru
Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN
Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu
Awali Hidup Sehat dari Sekarang, Ini Lima Langkah yang Bisa Dilakukan
Mengenal Sistem SKS, KRS, dan IPK Panduan Awal bagi Mahasiswa Baru
Jangan Sampai Tertinggal, Berikut Perlengkapan Penting untuk KKN
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:09 WITA

Tips Jitu Mahasiswa Hindari Makanan Pemicu Gas Penyebab Perut Kembung

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:54 WITA

Cara Daftar Kuliah, Kenali Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Sejak Awal

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:49 WITA

Mahasiswa Baru Mulai Persiapkan Perlengkapan Kuliah Menjelang Tahun Ajaran Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:39 WITA

Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:28 WITA

Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu

Berita Terbaru

Pamflet Cara Presentasi di Depan Audiens, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas

Jumat, 24 Jul 2026 - 01:50 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Berdiskusi dan Mengembangkan Inovasi sebagai Upaya Menciptakan Solusi Kreatif yang Bermanfaat bagi Masyarakat, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Inovasi Mahasiswa Dorong Solusi Kreatif bagi Masyarakat

Jumat, 24 Jul 2026 - 01:39 WITA