PROFESI-UNM.COM – Musim hujan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa yang memiliki mobilitas tinggi. Curah hujan yang meningkat tidak hanya berdampak pada kondisi jalan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan saat bepergian. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang agar aktivitas tetap berjalan aman dan nyaman.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah perlengkapan pelindung diri. Membawa jas hujan atau payung menjadi keharusan, terutama bagi pengguna sepeda motor dan pejalan kaki. Pilih jas hujan berbahan tebal dan tidak mudah tembus air agar tubuh tetap kering selama perjalanan.
Selain itu, kondisi kendaraan juga perlu dicek sebelum berangkat. Pengguna kendaraan bermotor disarankan untuk memastikan ban dalam kondisi baik dan tidak licin, rem berfungsi optimal, serta lampu kendaraan menyala dengan normal. Jalanan yang basah dan licin meningkatkan risiko kecelakaan jika kendaraan tidak dalam kondisi prima.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi pengendara motor, mengurangi kecepatan saat hujan turun menjadi langkah bijak. Jarak pandang yang terbatas serta permukaan jalan yang licin menuntut pengendara untuk lebih berhati-hati dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Tak kalah penting, mahasiswa juga perlu menjaga kesehatan tubuh. Perubahan cuaca yang ekstrem dapat menurunkan daya tahan tubuh. Mengonsumsi makanan bergizi, minum air hangat, dan membawa pakaian ganti dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap fit selama bepergian.
Dengan persiapan yang tepat dan sikap waspada, bepergian di musim hujan tidak harus menjadi hambatan. Keselamatan dan kenyamanan tetap dapat terjaga apabila setiap individu menerapkan langkah-langkah pencegahan sejak dini.(*)
*Reporter: Rahmat Hidayat







