
PROFESI-UNM.COM – Tim Proyek Kemanusiaan Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pannikiang Eco Fest. Acara ini berlangsung di Pulau Pannikiang, Barru, (25/10).
Pannikiang Eco Fest meeupakan acara yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem pesisir.
Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat, akademisi, serta relawan dari berbagai kalangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pannikiang Eco Fest dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mengatasi masalah lingkungan, khususnya terkait ekosistem mangrove dan laut.
Serangkaian kegiatan menarik telah diselenggarakan, di antaranya, Penanaman Mangrove, Coastal Clean Up, Pemeriksaan Kesehatan dan Pembagian Sembako.
Ketua Tim Proyek Kemanusiaan UNM, Triat Rabilan menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif dan komitmen masyarakat untuk menjaga alam.
“Pannikiang Eco Fest bukan hanya sekadar festival, tapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan kita,” tuturnya.
Dukungan penuh juga diberikan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait yang melihat kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mendorong pariwisata berbasis lingkungan di Pulau Pannikiang.
Dengan suksesnya Pannikiang Eco Fest, Tim Proyek Kemanusiaan UNM berharap dapat terus menghadirkan inisiatif-inisiatif positif lainnya di masa mendatang.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi program berkelanjutan yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat setempat,” lanjut Triat.
Kolaborasi antara universitas, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik. (*)
*Reporter: Ulfa Zahirah Sudirman